KOTA BATU – Angin kencang yang melanda Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu merusak bangunan sekolah dan memaksa para guru meliburkan aktivitas belajar mengajar. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta Dinas Pendidikan Kota Batu membuat sekolah darurat untuk para pengungsi.

“Untuk anak-anak liburnya seminggu saja. Soalnya kalau terlalu lama kasihan peserta didiknya,” terang Khofifah. Ia juga meminta Pemkot Batu untuk tidak mengacu pada undang-undang kebencanaan yang diharuskan pemberhentian aktifitas selama 14 hari.

Khofifah menambahkan pemberhentian selama 14 hari dianggap kurang efektif mengingat kebutuhan pendidikan merupakan hal yang vital. Oleh sebab itu Dinas Pendidikan Kota Batu diharapkan segera menyiapkan sekolah darurat karena rekonstruksi sekolah yang rusak membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Sekolah darurat bisa dimana saja. Baik di posko SDN Punten 1 dengan cara bergantian kelasnya maupun di lapangan,” jelas Khofifah. Oleh sebab itu ia berharap pada jajaran guru di Kota Batu untuk menyiapkan metode yang tepat dalam belajar mengajar tanpa mengurangi efektifitas ilmu yang didapatkan.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.