MALANG KOTA – Tradisi juara di ajang Developmental Basketball League (DBL) East Java Series sudah dipegang tim putri SMAN 8. Dua tahun berturut-turut, 2017–2018, tim ini selalu naik podium.

Nah, target hat-trick juara diusung tim dari sekolah yang ada di Jalan Veteran, Kota Malang, itu pada DBL 2019 ini. Tim ini akan bersaing dengan 56 tim lain. ”Saat ini mereka harus fokus dulu untuk melalui pertandingan setiap babak dengan baik,” ungkap Catur Agung, pelatih tim SMAN 8.

Target realistis pada DBL 2019 yang kickoff pada 31 Agustus ini, imbuh Catur, yakni kembali tampil di partai pamungkas seperti dua tahun berturut-turut.

Kapten tim putri SMAN 8 Malang Zahwa Namira berharap capaian tahun lalu bisa terulang di DBL 2019 ini. ”Untuk DBL tahun ini targetnya ya kembali ke final, namun sebelum itu yang terpenting bisa kembali tampil di Surabaya (DBL Arena) dulu,” ujar siswa kelas 12 IPA 4 itu.

Zahwa mengaku tidak mengambil pusing dengan predikat juara bertahan. Dia dan tim mencoba enjoy terkait status dan tidak menjadikannya sebuah beban yang berlebihan. ”Kalau dikatakan beban sih beban, namun coba dibuat enjoy dan tidak terlalu dipikir berlebihan. Dijadikan motivasi saja untuk lebih baik lagi,” imbuh dia.

Optimisme berprestasi kembali skuad basket putri SMAN 8 Malang ternyata bukanlah tanpa rintangan. Menurut Catur, jelang Honda DBL 2019 region Malang timnya mengalami sedikit permasalahan terkait persiapan. Beberapa agenda sekolah juga membuat latihan timnya untuk Honda DBL 2019 kerap bolong-bolong. ”Kebersamaan kami terganggu,” tandas dia.

Sementara untuk tim lawan yang dianggap berat tahun ini, antara lain SMAN 1 Blitar, SMA 3 Blitar, dan SMAN Kedungwaru. Sedangkan untuk sekolah Kota Malang, SMA Dempo serta SMAK Kosayu.

Pewarta : nr9
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Abdul Muntholib

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.