Kapolri Sebut JAD Pakai
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian @tribunnews.com

MALANGTODAY.NET – Polisi terus mengusut aksi kerusuhan 22 Mei silam. Kabar terbaru, kepolisian telah mengantongi nama-nama pejabat yang menjadi target pembunuhan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan nama-nama tersebut yakni Menko Polhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan kepala BIN Budi Gunawan, dan Gories Mere.

“(Dari) pemeriksaan resmi, mereka menyampaikan nama Pak Wiranto, Pak Luhut Menko Maritim, ketiga itu Pak KaBIN (Budi Gunawan), keempat Gories Mere,” ujar Tito di kantor Kemenko Polhukam dilansir dari Detik.com (28/5/2019).

Tito mengungkapkan pihaknya mengungkap nama-nama ini bukan berdasarkan informasi dari intelijen melainkan dari berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan terhadap tersangka.

Sebelumnya, terkait senjata api ilegal, polisi mendapatkan informasi hal tersebut mulai dilakukan sejak 14 Maret 2019. Saat itu, sudah ada permintaan pembunuhan terhadap dua tokoh nasional.

“(Tanggal) 14 Maret 2019 HK menerima uang Rp 150 juta dan TJ mendapat Rp 25 juta dari seseorang, seseorang itu kami kantongi identitasnya dan tim mendalami. TJ diminta membunuh dua orang tokoh nasional, saya tidak sebutkan di depan publik,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal, Senin (27/5/2019).

Kemudian pada tanggal 12 April 2019 turun lagi perintah untuk menambah target pembunuhan tokoh nasional menjadi empat orang. “(Tanggal) 12 April 2019 HK mendapat perintah untuk membunuh tokoh nasional. Jadi 4 target kelompok ini menghabisi nyawa tokoh nasional,” pungkasnya. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.