Terkendala Medan Berat, Proses Angkut Material Harus Secara Manual
Pengangkutan baterial pembangunan musala oleh Satgas TMMD ke-104 (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Kodim 0824/Jember tidak selamanya berjalan mulus. Seperti musala di Dusun Paleran, Desa Gunung Malang, Kecamatan Sumberjamber, Kabupaten Jember yang lokasinya tidak dapat ditempuh dengan kendaraan roda 4.

Sehingga materialnya pun diturunkan sejauh 500 meter dari lokasi bangunan dengan melintasi jalan setapak. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi Satgas untuk melaksankan bedah mushala tersebut. Material yang ada diangkut dengan tenaga manusia, baik dipikul maupun digeledek dan diusung secara manual.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-104 Kapten Inf Suwarno mengungkapkan memang rata-rata titik sasarannya dimedan sulit seperti itu. Bagi TNI medan seperti ini adalah hal yang biasa karena sudah terbiasa.

“Jalan yang dilalui adalah bukan selayaknya jalan guna menuntaskan suatu tugas dalam peperangan, itu sudah dilatihkan sejak masuk pendidikan,” tutur Kapten Inf Suwarno.

Melalui TMMD ini mengabdikan diri kepada masyarakat yang ada di daerah terisolasi seperti ini. Yang tidak mungkin dikerjakan secara kontraktual karena nilainya pasti lebih mahal.

“Sehingga seperti  inilah TMMD yang senantiasa memperhatikan masyarakat yang hidup di kawasan terpencil agar mereka dapat hidup lebih layak seperti masyarakat lainnya,” tambahnya. (Yog/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.