KOTA MALANG – Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) IX tinggal dua hari berakhir. Hampir seluruh cabang perlombaan pun telah terselesaikan.

Mengambil kosongnya jadwal, berbagai kontingen mulai menjelejahi wisata yang ada di kota Malang, salah satunya kontingen IAIN Sorong.

Hari ini (19/7), puluhan kontingen IAIN yang berada di Papua itu sengaja datang ke Kampung Warna-Warni Jodipan dan juga kampung Tridi.

Dalam lawatannya hari ini, selain terkagum-kagum akan keindahan indahnya warna-warni rumah di kampung tersebut, juga mengingatkan mereka akan kampung halamannya, yakni di Sorong, Papua.

Seperti perkataan, salah satu kontingen perlombaan Futsal, Irsyad Rasyid ke radarmalang.id, Jum’at (19/7).

“Di tempat saya ada kampung warna-warni kayak gini mirip juga dipinggir sungai,” ujar mahasiswa jurusan Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Sorong ini.

Namun, lanjutnya, di Sorong, meskipun ada rumah yang berwarna-warni, tapi tak terawat juga tidak dijadikan tempat rekreasi seperti kedua kampung wisata tersebut.

“Tapi di sana tidak ada wisata dan juga sudah tidak terawat. Kalau ini luar biasa ramai sekali banyak bule juga,” kata Irsyad yang merupakan atlet futsal di PIONIR IX.

Menambahkan perkataan Irsyad, kontingen IAIN Sorong lainnya, Bagas Hanafi mengatakan, sepulangnya dari PIONIR IX ini ia ingin mengembangkan pariwisita kampung seperti di kota Malang ini.

“Kita sudah ada kampung warna-warni. Harusnya itu dikembangkan lagi. Biar wisata di Sorong cuma pantai aja. Ini bisa keren di sini. Harusnya di sana juga,” tutur Bagas.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.