MALANG KOTA – Pameran terakbar digelar Pemkot Malang di luar Stadion Gajayana mulai kemarin (18/7). Selama tiga hari penyelenggaraan hingga Sabtu (20/7), pemkot mematok target pendapatan sebesar Rp 3 miliar.

Puluhan stan menjajakan beragam produk di ajang bertajuk Malang City Expo (MCE). Mulai kerajinan dari kayu, batik, informasi sosialisasi dagang, informasi jalur dagang, alat-alat dapur, hingga kosmetik dan lain-lainnya tersaji di MCE. Bahkan, ada stan yang diisi perwakilan dari Malaysia.

Wali Kota Malang Sutiaji bersama Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Victoria Simanungkalit meresmikan MCE kemarin pagi.

Sutiaji menyebut expo kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena juga mengundang dari Malaysia. ”Harapan kami perwakilan negara tersebut juga dapat melihat langsung produk UMKM di Malang khususnya, atau nasional secara umum,” katanya.

Tidak hanya itu, dia berharap, expo tersebut bisa memberikan dampak terhadap barang ekspor. Penguatan komoditas ekspor, imbuh dia, menjadi salah satu tujuan dilangsungkannya expo.

Karena menurutnya, semua stan di MCE telah melalui kurasi yang diharapkan dapat menarik minat pembeli. ”Insya Allah secara otomatis impor komoditas semakin berkurang,” tandasnya.

Pemkot Malang dalam laporannya mengincar peningkatan transaksi dari Rp 2,5 miliar pada expo tahun lalu, naik menjadi Rp 3 miliar.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Victoria Simanungkalit berharap MCE dapat terjadwal dengan baik dan dilakukan secara annual (rutin berkala).

”Supaya perencanaan buyer datang pun bisa direncanakan. Jadi, sejak jauh-jauh hari sudah diinformasikan dan dipublikasikan,” harap dia.

Pewarta : Fajrus Shidiq
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.