Tantangan BI Dalam Era Milineal, Kids Zaman Now Wajib Simak
Asisten Gubernur BI, Dyah Nastiti ketika membuka acara pelatihan wartawan daerah Bank Indonesia 2017 (Pipit Anggraeni)
ads

MALANGTODAY.NET – Era milineal atau zaman digitalisasi memang menjadi era yang paling banyak menyedot perhatian. Tidak hanya berpengaruh pada gaya hidup, kebijakan ekonomi pun ternyata sedikit terpengaruh loh! Buat kalian generasi kids zaman now, wajib simak ya!

Dalam dunia perekonomian, khusunya di lingkup Bank Indonesia (BI), era milineal ini menurut Asisten Gubernur BI, Dyah Nastiti banyak pengaruhnya. Terutama dalam penyampaian implementasi setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh BI sebagai bank sentral.

Karena di era milineal, menurutnya ada banyak pergeseran kebutuhan informasi untuk sampai kepada anak muda. Di mana saat ini, anak muda lebih menyukai sebuah informasi yang sifatnya singkat, namun jelas dan padat.

“Ini menjadi sebuah tantangan yang harus kami pecahkan untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat, utamanya anak muda,” katanya dalam pidato ketika membuka acara Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017 di Hotel Grand Sahid Jaya, Senin (20/11).

Menurutnya, BI dan berbagai stakeholder lain saat ini sudah harus mulai menyampaikan informasi sesuai dengan kebutuhan dan cara komunikasi yang tepat.

Karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas penduduk Indonesia saat ini adalah anak muda.

“Dan mereka nanti akan menjadi subjek sekaligus objek dari setiap kebijakan yang dikeluarkan BI. Maka mereka harus diberi informasi sesuai dengan zaman mereka,” tambahnya.

Saat ini, lanjut perempuan berambut pendek itu, BI sudah banyak mengembangkan skema baru untuk menyampaikan informasi pada generasi masa kini.

Salah satunya dengan membuat infografis yang dirasa anak muda jauh lebih menyenangkan.

“Anak sekarang sangat suka dengan gambar, informasi seperti ini yang sudah mulai dikembangkan BI,” paparnya lagi.

Lebih lanjut dia menyampaikan, di era digitalisasi ini, kebanyakan anak muda selalu hidup dengan kemampuan multitasking. Sehingga, dalam sebuah penelitian disebutkan jika kemampuan daya intelektual mereka menurun 50 persen. Namun, tingkat kecerdasan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Anak-anak sekarang cerdas, meskipun nilai rapot dan pendidikannya turun,” tambahnya lagi.

Sehingga, saat ini menurutnya BI memilih untuk menerapkan berbagai informasi yang bersifat kekinian dan sesuai dengan pola komunikasi anak muda.

Harapannya, akan banyak anak muda yang tertarik dengan edukasi kebijakan yang dikeluarkan BI dan lembaga lainnya.

“Dan kami sadar betul bahwa kami membutuhkan peran serta media untuk menyampaikan setiap informasi secata tegas dan menarik,” pungkasnya. (Pit/Ans)