3 Pemuda Ketahuan Beli Miras, Orangtuanya Dipanggil - JPNN.COM

MALANG KOTA – Wali Kota Malang Sutiaji ikut bersuara terkait kasus tewasnya tiga warga Kelurahan Pisang Candi gara-gara minuman keras (miras).

“Ini menjadi catatan bagi kami. Dan ini yang melatarbelakangi membuat moratorium. Artinya akan ada batasan,” tuturnya saat menghadiri Tasyakuran Ulang Tahun ke 74 Palang Merah Indonesia, Selasa (17/8)

Sutiaji bakal mempersulit perpanjangan izin untuk tempat penjual minol atau minuman beralkohol yang sudah ada di kota Malang.

“Kalau yang sudah ada kita lihat dulu ketika mau ngurus perpanjangan izin. Kita lihat dulu selama ini apakah melanggar atau tidak. Kalau melanggar ya tidak diperpanjang,” tuturnya.

Pasalnya, tambah Sutiaji, saat ini banyak tempat penjual minol yang barang dagangannya tak sesuai dengan izin yang telah ditentukan.

“Saat ini ada 70 titik. Minol itu banyak tempat-tempat yang menjualnya sudah melampaui izin. Seperti izinnya menjual minuman (mengandung alkohol) 5% tapi menjualnya kadang ada yang 75%,” tuturnya.

Untuk itu, Sutiaji mengatakan, pihaknya meminta bantuan masyrakat untuk melaporkan jika menemui tempat penjual minol yang menjual minol oplosan.

“Kami sudah meminta warga agar terue melapor kan yang tau warga sendiri. Kita juga akan menggerakkan polisi RW juga untuk mencegah minol oplosan itu,” tuturnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.