Taksi Online Akan Ditempeli Stiker, Untuk Apa?
Pemasangan stiker taksi online (Istimewa)

MALANGTODAY.NET– Taksi online berbasis aplikasi akan ditempeli stiker agar memudahkan para penumpang untuk mengenali kendaraan sewa khusus yang tidak berplat kuning tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto Iskandar.

“Stiker ini tanda di mana taksi online beroperasi,” ujar Pudji, sapaan akrab Pudji Hartanto Iskandar dalam konferensi pers pada Selasa (14/3).

 

Lebih lanjut, Pudji menjelaskan stiker tersebut berbentuk bulat sebagai simbol dari roda dan di dalamnya terdapat huruf T yang merupakan tanda dari Taksi. Selain itu, lanjut dia, rencananya stiker tersebut akan berwarna biru. “Warna biru itu melambangkan cinta angkutan aplikasi ini,” kata pria berdarah Bogor ini.

 

Menurut pria yang juga purnawirawan Polri ini, pihaknya telah melakukan uji publik terkait dengan penempelan stiker sebagai penanda tersebut kepada operator taksi daring (online) serta pemangku kepentingan lainnya.

 

Kemenhub telah melakukan uji publik revisi Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

 

Dilansir dari Antara, terdapat 11 poin yang menjadi bahan revisi, PM 32/2016, yaitu taksi daring masuk ke dalam angkutan sewa khusus, mobil 1.000 cc bisa dioperasikan, pemda berhak mengatur tarif batas atas dan bawah taksi daring, pemda berhak membatasi jumlah taksi daring sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing, kewajiban balik nama STNK harus atas nama perusahaan terhitung masa berlaku STNK pribadi habis, wajib uji berkala (KIR), memiliki pool bisa dengan kerja sama, memiliki bengkel yang bisa bergabung dengan perusahaan tertentu, membayar pajak bagi perusahaan aplikasi sesuai dengan apa yang diatur Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, memberikan akses kepada Kemenhub berupa data pengemudi (dashboard) oleh perusahaan taksi daring dan pemberian sanksi berupa teguran hingga pemblokiran.

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here