Pemprov Tak Perpanjang Izin, Alexis Angkat Bicara
Ruang pijat Hotel dan Griya Pijat Alexis @ bbcindonesia.com

MALANGTODAY.NET – Selasa (31/10) manajemen Alexis akhirnya angkat bicara soal polemik izin usaha yang diberhentikan oleh Pemrpov DKI Jakarta, pada konferensi pers.

Alexis melalui bagian hukum perusahaan, Lina Novita, S.H dan Mohammad Fajri, S.H, menegaskan bahwa hotel berwarna hitam itu, tidak pernah melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun.

Dalam konferensi pers tersebut, Lina menyebutkan sembilan poin balasan mengenai surat pemberhentian izin usaha yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Diantaranya adalah:

  1. Alexis mencoba memahami kebijakan Pemda DKI saat ini dan pihaknya siap bekerjasama dengan Pemda DKI guna mendukung setiap kebijakan Gubernur DKI Jakarta.
  2. Hotel maupun Griya Pijat Alexis adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang pariwisata, dimana segala sesuatu yang terkait dengan perizinan maupun operasional telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Sampai dengan saat ini di Hotel dan Griya Pijat tersebut tidak pernah ditemukan pelanggaran, baik dalam bentuk narkoba maupun asusila lainnya.
  4. Alexis akan menata kembali manajemen guna menghilangkan stigma negatif yang beredar di masyarakat. Pihaknya juga menerima saran dan kritik dalam proses berbenah tersebut, agar bisa menjadi lebih baik lagi.
  5. Hotel dan Griya Pijat tersebut menghargai surat keputusan yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP dengan memberhentikan kegiatan operasionalnya.
  6. Jika nantinya tidak dikeluarkannya perpanjangan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), maka seluruh karyawan Alexis yang jumlahnya tidak sedikit akan kehilangan mata pencaharian.
  7. Meminta masyarakat dan media berhenti menghakimi secara sepihak.
  8. Memohon kepada Pemda DKI Jakarta, untuk memberikan solusi dan jalan keluar terbaik, maupun arahan dan bimbingan agar Hotel dan Griya Pijat Alexis dapat beroperasi kembali.
  9. Alexis mengajak seluruh masyarakat dan Pemda DKI untuk sama-sama membangun sektor pariwisata Jakarta, agar menjadi nomor satu di Indonesia.

Setelah konferensi pers tersebut digelar, pihak manajemen juga mempersilahkan media untuk mengintip surga dunia yang berada di lantai 7 tersebut.

Dilansir dari bbcindonesia.com, griya pijat tersebut beroperasional dari jam 14.00 WIB sampai 02.00 WIB.

Sebelum melanjutkan layanan spa, setelah melakukan pembayaran, pengunjung diharuskan mengenakan kimono berbahan handuk yang disediakan di loker.

Pemprov Tak Perpanjang Izin, Alexis Angkat Bicara
Ruang loker @ kompas.com

Setelah itu, barulah pengunjung dipersilahkan menikmati kawasan kolam yang terletak di lantai paling atas hotel itu. Terdapat dua kolam air hangat kecil dan satu kolam air dingin besar.

Pada sebelah selatan kolam, terdapat ruang sauna yang masing-masing dapat menampung sepuluh orang. Juga terdapat mini bar yang menjual aneka makanan dan minuman dingin.

Pemprov Tak Perpanjang Izin, Alexis Angkat Bicara
Suasana kamar di Hotel Alexis @ bbcindonesia.com

Ada juga kamar-kamar yang terletak di lantai bawah dari kolam tersebut. Dalam kamar yang suasananya temaram itu, terdapat jacuzi dan shower untuk memanjakan diri.

Jika jam sewa kamar sudah habis, maka tulisan time expired akan menyala sebagai pengingat para pengunjung akan masa sewa mereka.

Hingga saat ini masih belum ada tindak lanjut baik dari pihak Dinas Penanaman Modal dan PTSP, maupun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait audiensi yang diajukan oleh pihak Hotel dan Griya Pijat tersebut. (Ans)