Tak Mau Ketinggalan, Driver GrabBike Turut Naikan Tarif Argo
Driver GrabBike © Istimewa

MALANGTODAY.NET – Pengemudi ojek online, GrabBike hari ini (05/01) melakukan aksi mogok narik. Para Driver GrabBike beramai-ramai unjuk rasa di Jalan Asia-Afrika, Senayan, Jakarta Selatan.

Mereka menuntut kenaikan tarif dan transparansi ke manajemen GrabBike. Selain itu ada beberapa poin tuntutan yang disamapaikan oleh Driver GrabBike.

1.Para driver meminta perusahaan menaikan tarif argo. Pasalnya, tarif per kilo hanya Rp.1500 itu dianggap terlalu rendah. “Pertama kita minta kenaikan argo. Saat ini Rp 1.500 kita minta jadi Rp 2.500,” kata Jobing, salah satu driver GrabBike dari Forum Gabungan GrabBike Bersatu.

2.Para driver meminta ada aktualisasi kemitraan. Hal ini dikarenakan setiap ada kebijakan, driver tidak pernah dilibatkan.

3.Perusahaan harus mendukung karyawanya untuk menyuarakan suaranya. Pasalnya GrabBike memiliki Kode Etik Nomor 60 yang melarang driver melakukan demo.

4.Pihaknya meminta perusahaan mempekerjakan lagi driver GrabBike non aktif, yang diputus kemitraannya karena aksi one day no bit atau tidak beroperasi pada tanggal 16 Desember 2016 lalu.

Ia berharap perusahaan yang melayani jasa transportasi itu memenuhi beberapa poin tuntutan tersebut. Seperti diberikan kompas, aksi ini akan kembali terjadi jika perusahaan  tersebut tidak memenuhi empat tuntutan itu.

“Kita fokus sampai perusahaan respons tuntutan ini. Kalau enggak dipenuhi, kita akan aksi lagi,” ujar Jobing.

Seperti diketahui, ratusan personel kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan  diturunkan untuk mengawal aksi unjuk rasa dari para driver GrabBike ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here