Ketua Partai Idaman Rhoma Irama Ketika Mendaftarkan Partainya Di Kpu
Ketua Partai Idaman Rhoma Irama Ketika Mendaftarkan Partainya Di Kpu @partaiidaman

MALANGTODAY.NET – Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama merasa Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tidak berlaku adil terhadap partainya dalam proses pendaftaran partai politik.

Dikutip dari Antara, hal itu disampaikan Rhoma kala melaporkan KPU ke Bawaslu, di Jakarta, Senin (23/10) petang.

“Pemilu itu harus jujur dan adil. Jadi perlakukanlah kami secara adil,” kata Rhoma.

Rhoma mengatakan Partai Idaman beberapa kali kesulitan dalam mengisi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) karena Sipol sering mengalami kendala teknis. Namun hal ini tidak ditoleransi oleh KPU.

Di sisi lain, kata dia, setelah Sipol dibuka KPU kepada publik, dapat dilihat ada beberapa partai yang mengosongkan formulir Sipol namun tetap dianggap lengkap oleh KPU.

 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama akan mengadukan Komisi Pemilihan Umum ke Badan Pengawas Pemilu, Senin siang, atas dugaan pelanggaran administrasi penyelenggaraan tahapan awal pemilu.

“Agendanya untuk melaporkan dugaan pelanggaran pemilu di tahapan pendaftaran dan verifikasi partai,” kata Sekjen Partai Idaman Ramdansyah, di Jakarta, Senin.

Ramdansyah belum mau menyampaikan rincian isi laporan yang dilayangkan. Nantinya Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama akan memaparkan langsung kepada Bawaslu.

“Nanti pukul 13.00 WIB,” ujar Ramdansyah.

KPU RI menyatakan Partai Idaman sebagai salah satu partai yang dinyatakan tidak lengkap dokumen persyaratannya sehingga tidak bisa dilakukan peneltian administrasi.

Dari 27 partai politik yang mendaftar ke KPU, ada 13 partai yang dinilai tidak bisa dilakukan penelitian administrasi karena dokumen tidak lengkap.