Tak Digaji, Ginjal TKW Asal Lombok Ini Malah Dicuri Majikan di Qatar
Sri Rabitah, TKW yang kehilangan ginjal usai bekerja di Qatar @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Kisah pilu kembali dirasakan tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia. Kali ini nasib malang menimpa seorang perempuan bernama Sri Rabitah asal Lombok. Ia baru menyadari jika  organ tubuhnya hilang satu.

Selama ini Sri tak mengetahui jika ginjalnya hanya tinggal satu. Ia baru tahu setelah ia melakukan cek kesehatan ke RSUD Tanjung, pasalnya selama ini ia sering sakit-sakitan. Ternyata diketahui dari hasil rongen,  ginjal sebelah kanan Sri tidak ada dan sudah diganti dengan pipa plastik.

Sri pun sontak dibuat sok dengan hasil rongen yang memperlihatkan jika ginjalnya telah hilang satu. Sri kemudian mengingat bahwa dirinya pernah dibawa ke meja operasi oleh majikannya di Qatar.

Sri menceritakan bahwa pada tahun 2014 dirinya merantau ke Qatar untuk
bekerja. Bersama 22 orang lainnya, Sri lalu diberangkatkan melalui BLK-LN Falah Rima Hudaity Bersaudara.

Sebelum diberangkatkan, Sri dan rekan-rekanya terlebih dahulu menjali tes kesehatan di Mataram. setelah dinyatakan lulus cek kesehatan, Sri dibawa ke PT BLK-LN Falah Rima Hudaity Bersaudara di Jakarta untuk menjalani pelatihan untuk penempatan di Abu Dhabi.

Namun bukanya dikirim untuk dipekerjakan di Abu Dhabi, perempuan asal Dusun Lokok Ara, Desa Sesait, Kayangan, Lombok Utara, NTB itu malah dikirim ke Qatar. Di sana Sri bekerja pada majikan bernama Madam Gada.

Dikutip dari merdeka, Sri mengaku diperlakukan secara tak manusiawi. Ia pun dianggap lemah oleh sang majikan hingga akhirnya ia dibawa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Sri dibawa ke ruang operasi dengan alasan untuk mengangkat penyakit. Sri lantas disuntik hingga tak sadarkan diri. Setelah seminggu pelaksanaan operasi, Sri dikembalikan ke PT Aljajira Qatar karena dianggap tidak bisa bekerja dan lemah sebagai asisten rumah tangga. Sri pun kemudian dipindah-pindah kerja dengan alasan PT tidak mau tahu Sri harus bekerja.

Akhirnya ia dipulangkan dengan tak membawa uang sepeser pun, karena tak digaji. Yang paling menyedihkan, Sri yang pulang dengan tangan kosong itu hanya diantar sampai Surabaya. Beruntung sampainya di Kota Pahlawan, Sri dibantu seseorang untuk kembali pulang ke tanah kelahiranya. Dari situlah Sri menduga bahwa organ ginjalnya telah diambil sang majikan.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here