KOTA BATU – Ayam sudah lama dikenal sebagai hewan yang dimanfaatkan daging maupun telurnya untuk konsumsi. Tapi, dua jenis ayam ini tidak bisa sembarangan dikonsumsi.

Bahkan, ada sejumlah negara yang melarang ayam-ayam ini dikonsumsi.

Adalah Onagotori dan Accel Parrot Back, dua jenis ayam yang masuk kategori istimewa.

“Onagatori misalnya. Ayam khas jepang ini merupakan ayam legenda Jepang karena telah hidup sejak jaman edo,” ungkap Juhar Kholiq, salah seorang pemilik ayam saat ditemui pada Pameran Peternakan Among Tani Festival Farm, hari ini (22/8).

Ciri khas Onagatori yang paling menonjol adalah ekor panjangnya. Bahkan bisa mencapai 2 meter.

Juhar menceritakan, ayam Onagatori konon pernah dipelihara oleh Raja-raja Jepang seperti Oda Nobunaga, Date Massamune, Ishidai Zangetsu, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu di Jepang, Ayam Onagatori adalah hewan yang disakralkan dan hanya orang terpandang yang bisa memiliki ayam tersebut.

“Kalau harga bisa mencapai Rp 10 Juta. Di Negeri Sakura, ayam ini dipandang sebagai lambang kesuburan, kemakmuran dan dipercaya pemeliharanya bisa semakin kaya,” beber Juhar.

Sementara itu, Ayam Accel Parrot Back menjadi ayam yang diistimewakan di India. Juhar menerangkan, Accel Parot Back dikenal sebagai ayam yang kuat. “Kekuatannya 10 kali lipat ayam petarung lokal di Indonesia,” ucap Juhar.

Usia hidup Accel Parrot Back juga panjang. Bahkan diketahui sampai 17 tahun. Bandingkan dengan ayam pada umumnya yang usianya paling tua 8 tahun.

Ia mengungkapkan, ayam Accel Parrot Back memiliki harga sekitar Rp 35 Juta per ekor. Tertarik?

Pewarta : Choiru Anwar
Foto : Choirul Anwar
Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.