Ilustrasi petan Negara Republik Indonesia @bangkapos
Ilustrasi petan Negara Republik Indonesia @bangkapos

MALANGTODAY.NET – Twitter sedang ramai #IndonesiaNotSyiria. Tagar yang bisa dicuitkan lebih dari 13 ribu itu berisi ungkapan ekspresi warganet yang tak ingin Indonesia berakhir seperti Suriah (Syiria).

Hal ini kemudian diungkap oleh Wasekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masduki Baidowi. Masduki mengatakan awal mula terjadinya konflik di Suriah memang agak mirip dengan apa yang terjadi di Indonesia.

Hal tersebut berdasarkan cerita dari salah satu ulama Suriah yang hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas) NU.

“Kemarin, kan, ada Munas NU. Kami mengundang ulama internasional. Salah satunya ulama Suriah. Mereka bercerita di forum. Jadi mereka bercerita kondisi Suriah sebelum hingga sekarang. Dia cerita awal mulanya seperti Indonesia ini. Ada bendera-bendera Ar-Rayah bemacam-macam, kemudian akhirnya dijadikan medan jihad agar Presiden Bashar Al Assad jatuh. Nah, kalau di sini kan targetnya Jokowi jatuh,” ungkapnya seperti dilansir dari Detik, pada Jumat (24/5/2019).

Kontestasi politik di Indonesia: kerusuhan di Jakarta yang terjadi pada 21 hingga 22 Mei 2019 @CNN

Dia pun melanjutkan bahwa Indonesia tentu berbeda dengan Suriah. Dia tidak menginginkan Indonesia bernasib sama dengan Suriah.

“Tapi bedanya, Suriah menjadi target-target negara lain, Arab Saudi, AMerika, dan Israel punya kehendak. Tapi Suriah kan sekutu sama Iran. Kira-kira begitu kontestasi globalnya. Tapi jangan sampai Indonesia seperti itu. Kalau seperti itu bahaya sekali,” lanjutnya.

Meski demikian, Masduki mengingatkan Indonesia juga mesti waspada. Sebab, penyebaran hoaks yang memicu kebencian di Suriah, juga mirip seperti di Indonesia.

“Kalau cara melakukan proses untk menjatuhkannya sama. kebohongan-kebohongannya sama. dibuat hasutan untuk menciptakan ketakutan massal di media sosial,” tandasnya. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.