Syahrini Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Kasus First Travel
Syahrini @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Penyanyi cetar membahana Syahrini temasuk dalam daftar wajib pajak yang sedang diperiksa terkait program pengampunan pajak (tax amnesty).

“Oh kalau Syahrini iya. Itu masih proses pemeriksaan, jadi kita selesaikan untuk ikut program pengampunan pajak,” kata Handang Soekarno selaku Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak mengakui kabar tersebut kepada Antara di Gedung KPK Jakarta.

Pada sidang Senin (20/3), pihak jaksa penuntut umum menunjukkan bukti berupa gambar Nota Dinas Nomor ND 136.TA/PJ.051/2016 yang ditujukan untuk Direktur Penegakan Hukum, dari Kasubdit Bukti Permulaan (Handang Soekarno).

Surat tersebut bersifat sangat segera dan menyangkut perihal: Pemberitahuan Informasi Tertulis Mengenai Jumlah Pajak Yang Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan tertanggal 4 November 2016.

Bunyi nota dinas itu adalah sebagai berikut, “Sehubungan dengan Nota Dinas Kelompok VII Fungsional Pemeriksa Bukti Permulaan tanggal 4 November 2016 hal Penghitungan Jumlah Pajak Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan a.n Syahrini.

“Hal itu perlu dibuat surat Penyampaian Informasi Tertulis Mengenai Jumlah Pajak Yang Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan atas Pemeriksaan Bukti Permulaan yang dilakukan terhadap Wajib Pajak Syahrini.

Bapak tidak berpendapat lain, terlampir surat Penyampaian Informasi Jumlah Pajak Yang Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan untuk mendapat persetujuan.

Tidak hanya Syahrini yang menjadi terperiksa, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon, serta ajudan Dirjen Pajak bernama Andreas Setiawan yang dibicarakan Handang.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here