KOTA MALANG – Polres Malang Kota sore ini (16/9) merilis kejahatan 3C (curat, curanmor, curas) di Kota Malang. Dari hasil tangkapan 29 Agustus sampai 16 September diperoleh barang bukti 44 kendaraan roda dua dan 2 kendaraan roda 4.

Usai merilis hasil rilis itu, Wali Kota Malang, Sutiaji menyerahkan secara simbolis motor hasil curian kepada pemiliknya. “Dijaga baik-baik ya. Hati-hati jangan terulang lagi,” kata Sutiaji sambil menyerahkan kunci.

Sejumlah pemilik yang motornya dikembalikan ini merespon dengan gayanya yang super kocak. Ahmad Supriono misalnya, ia mengatakan motornya dicuri lantaran lupa mencabut kuncinya. Kejadian itu ia alami pada 7 September 2019 di ruko depan Jalan Ternate.

“Saya betulin kabel 10 menit doang, lupa cabut kontak (kunci) eh udah hilang. Mau nangis itu rasanya saya, tapi sekarang nggak. Iya itu kemarin saya laper,” curhat warga Tajinan, Kabupaten Malang tersebut.

Korban lain yakni Wahyudi, pria berusia 29 tahun warga Jalan Muharto. Ia menceritakan kejadian kehilangan motornya dialami hari Jumat saat salat Jumat. Waktu itu motornya di parkir di kawasan Kota Lama.

“Saya tinggal aduh sebentar, waktu saya lihat lagi dari arah selatan kok sudah nggak ada. Tukang prakir ya juga nggak tahu. Hampir pingsan itu saya karena baru pertama kali ngalami kehilangan,” ceritanya.

Cerita lain juga datang dari Ronie, warga pendatang dari Kabupaten Bondowoso. Ia mengatakan motornya hilang saat diparkir di belakang Gereja Ijen. Kebetulan ia bekerja di salah satu toko di sana.

“Saya langsung lapor Polsek Klojen. Beruntungnya saya segera lapor, kurang dari 6 jam motor saya dikabari sudah ketemu,” beber dia.

Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander mengatakan, kejahatan jalanan di Kota Malang semakin meningkat. “Dari periode penangkapan itu 5 kecamatan di Kota Malang jumlahnya semua rata banyaknya,” tutur dia.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.