SURABAYA – Ada pemandangan yang janggal saat pelantikan Bupati Malang, HM Sanusi di Gedung Grahadi Surabaya, Selasa, (17/9) siang tadi. Ya, Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko absen dalam pelantikan kepala daerah tetangga mereka itu.

Dua kepala daerah itu tidak hadir di acara yang justru dihadiri oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Padahal kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Kabupaten Malang, anggota DPRD Kabupaten Malang hingga jajaran Forkopimda hadir.

Padahal, ketiganya selama ini terkenal dekat. Terdekat, ketiga kepala daerah itu duduk bersama melakukan upaya Collaborative Goverment Tiga Kepala Daerah Malang Raya dalam acar bertajuk Seminar Sinergi Antar Pemangku Kepentingan Dalam Kebijakan Pembangunan Malang Raya.

Wali Kota Malang, Sutiaji tidak bisa hadir di Gedung Grahadi, Surabaya karena bertepatan dengan undangan lain. Orang nomor satu di Kota Malang ini dapat undangan untuk hadir dalam tasyakuran ultah ke 74 PMI Kota Malang dari Ketua PMI Kota Malang, Bambang Priyo Utomo.

“Saya tidak bisa menghadiri acara pelantikan. Itu sudah saya sampaikan melalui pesan singkat ke adiknya atau asisten pribadinya,” ujar pria berkacamata ini saat dikonfirmasi oleh radarmalang.id di Malang.

Selain dirinya yang tidak hadir, Sutiaji juga mengatakan, kalau Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko juga tidak bisa menghadiri acara tersebut. “Bu Dewanti juga tidak bisa hadir. Mungkin karena undangannya mendadak,” singkatnya.

Ketidakhadiran dua kepala daerah tetangga Kabupaten Malang ini tidak disesalkan Sanusi. Bahkan ia mengaku berterima kasih kepada semua orang, yang sudah hadir maupun yang tidak hadir.

“Saya berterimakasih, doakan saja yang terbaik untuk kebaikan Kabupaten Malang ke depan,” tutupnya usai pelantikan yang turut dihadiri Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak beserta istrinya, Arumi Bachsin.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.