RADARMALANGID – Masyarakat Korea membuat petisi usai berita mengejutkan tentang kematian penyanyi dan aktris Sulli pada Senin (14/10). Diketahui, Sulli selama ini menderita depresi karena sejumlah komentar kebencian dari pengguna di balik akun anonim di berbagai media sosial.

Dilansir dari Koreaboo (16/10), sehari setelah berita tragis tersebut tersebar, petisi muncul melalui situs web petisi nasional Korea. Petisi itu berjudul, “Kami menuntut hukuman berat bagi mereka yang meninggalkan komentar kebencian yang menyebabkan kematian f(x) Sulli.”

Dalam keterangan lengkapnya, pembuat petisi menyebutkan, “Kami menuntut hukuman berat bagi mereka yang melecehkan dan mengatakan hal-hal buruk sehingga menyebabkan Sulli meninggal, juga korban lain seperti Jonghyun yang telah menderita karena komentar kebencian ini sehingga memutuskan mengambil jalan pintas (bunuh diri).”

“Jika undang-undang tidak diubah, peristiwa serupa dapat terjadi kembali. Harap revisi undang-undang bagi mereka yang meninggalkan komentar kebencian, agar dapat menerima hukuman seberat-beratnya,” tambah pembuat petisi.

Sulli memutuskan hiatus sementara dari industri hiburan pada 2014 karena menerima hate speech atau komentar kebencian. Ia juga meninggalkan f(x), girlgroup besutan SM Entertainment yang telah membesarkan namanya. Pada 2018, dalam sebuah program televisi Sulli mengaku menderita sosiofobia dan gangguan kepanikan.

Sulli yang memiliki nama asli Choi Jin-ri meninggal dunia pada Senin (14/10) pukul 15.21 waktu setempat di kediamannya di Seongnam-si, Gyeonggi-do. Sulli ditemukan tewas oleh sang manajer setelah tak bisa dihubungi sejak satu hari sebelumnya.

Pihak medis di tempat kejadian mengonfirmasi bahwa Sulli ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Ia dilaporkan menderita depresi berat. Saat ini, diketahui bahwa kepolisian masih berupaya menyelidiki insiden tersebut.

Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang dapat membantu, dengan dapat mengunjungi Komunitas Save Yourselves melalui Instagram/@saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.