Stok Beras Aman, Pemerintah Mulai Wacanakan Ekspor Beras
Ilustrasi beras (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita menegaskan, upaya Menteri Pertanian (Mentan) dalam menjaga stok beras menjadi stabil sangatlah sukses. Sehingga, dengan pasokan beras yang mewadai itu, pemerintah pun mewacanakan untuk untuk ekspor beras di tahun-tahun mendatang.

Dilansir MalangTODAY.net dari Liputan6.com, Enggar menyebutkan, pasokan beras yang dimiliki saat ini sudah lebih dari 1,6 juta ton. Artinya, stok tersebut mengalami peningkatan jika dibanding tahun lalu. Pencapaian ini pun menurutnya sebuah prestasi dari Mentan yang perlu diacungi jempol. Sebab,meskipun musim hujan, produksi beras masih terus berjalan dengan maksimal.

“Sekarang tinggal dipikirkan pasca panennya,” katanya seperti dikutip Liputan6.com.

Tak hanya itu, dia juga menyampaikan, pemerintah akan terus mendorong peningkatan produksi komoditas bahan pangan seperti beras. Sehingga, dengan stok yang mewadai itu, ditargetkan pemerintah dapat melakukan ekspor beras di tahun-tahun berikutnya.

“Di tahun 2016 dan 2017 dipastikan belum ekspor ya,” tambahnya.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang Januari 2017, terjadi kenaikan pada harga beras premium, medium, dan kualitas rendah. Untuk beras premium, harganya dipatok menjadi Rp 9.342 atau naik 0,96 persen.

Hal serupa juga terjadi pada harga beras medium yang naik 0,34 persen, dari yang semula Rp 9.069 per kilogramnya menjadi Rp 9.100. Sementara untuk beras berkualitas rendah di tingkat penggilingan naik sebesar 0,14 persen, atau menjadi Rp 8.669 per kilogram dari sebelumnya Rp 8.658.