Lho, BBM Jenis Premium Bakal Hilang dari SPBU?
Ilustrasi SPBU (Istimewa)

MALANGTODAY.NET Harga baru untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi baru saja diterapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Harga tersebut terpaut lebih murah dari sebelumnya mengingat ada penurunan harga minyak dunia dan penguatan dolar Amerika Serikat terhadap rupiah.

Keputusan tersebut tertulis dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM nomor 19 K/10/MEM/2019 dan berlaku sejak 10 Februari 2019. Namun ada batasan margin pada harga jual dalam kepmen tersebut.

Berikut batasan marginnya:

a. paling rendah 5% dari harga dasar,
b. paling tinggi 10% dari harga dasar.

Dasar perhitungannya, yakni:

a. Untuk jenis Bensin di bawah RON 95 dan jenis Solar CN 48 dengan rumus sebagai berikut:

1. Batas bawah: Mean of Platts Singapore (MOPS) + Rp 952/liter + Margin (5% dari harga dasar)
2. Batas atas: MOPS + Rp 2.542/liter + Margin (10% dari harga dasar)

Melansir dari laman CNBC Indonesia, berikut merupakan harga baru bensin non subsidi untuk RON 92 dan ke atas. Harga tersebut menyesuaikan wilayah Jabodetabek.

Shell

Super RON 92 Rp 9.900/Liter
V Power RON 95 Rp 10.950/Liter

Vivo

Mogas 92 Rp 9.800/Liter
Mogas 95 Rp 10.850/Liter

Exxon

Mogas 92 R (Banten) Rp 9.900/Liter
Mogas 92 R (Jawa Barat) Rp. 9.800/Liter

Pertamina

Pertamax (RON 92) Rp 9.850/Liter
Pertamax Turbo (RON 98) Rp 11.200/Liter

Atas penyesuaian harga baru yang diterapkan pada 9 dan 10 Februari kemarin, bensin RON 92 termurah saat ini masih dipegang oleh SPBU Vivo. (HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.