Selamat Hari PBB! Ini Fakta Unik PBB yang Tak Semua Orang Tahu
Soekarno @Tribunnews

MALANGTODAY.NET – Tepat tanggal 20 Mei, Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Kebangkitan nasional dimaknai sebagar tumbuhnya rasa kesadaran nasional sebagai warga Indonesia.

Salah satu yang identik dari kesadaran tersebut yakni tumbuhnya persatuan. Dulu, warga Indonesia masih terpisah antar suku, agama. Namun kini, perbedaan tersebut mulai memudar.

Bukan berarti tidak ada, Indonesia yang kini berada dalam tahun politik membuatnya rawan akan perpecahan. Jika diingat kembali, Presiden RI pertama Soekarno pernah berpidato tentang keadaan perpecahan saat itu.

Soekarno yang kala itu berpidato di Stadion Utama Senayan pada 20 Mei 1964 mengatakan adu domba adalah cara memecah belah bangsa.

“Tetapi kemudian imperialisme memecah belah kita, kita diadu domba satu sama lain. Orang Jawa dibikin benci kepada orang Sumatera. Orang Sumatera dibikin benci kepada orang Jawa. Orang Jawa dibikin benci kepada orang Sulawesi. Orang Sulawesi dibikin benci sama orang Jawa… Dan ini salah satu senjata yang immateriil,” tutur Soekarno seperti dikutip dari kumpulan naskah pidato berjudul ‘Bung Karno: Setialah Kepada Sumbermu’ melalui Kompas.com (20/5/2017).

Kemudian, Soekarno menegaskan segala perpecahan itu bisa dihalau dengan kesatuan dan persatuan. Diumpamakan oleh Soekarno, Indonesia seperti sapu lidi. Satu sapu lidi terdiri dari ratusan batang lidi. Jika sudah diikat rapat menjadi sapu, maka sapu tersebut tidak mudah dipatahkan.

“Tetapi jikalau lidi-lidi itu digabungkan, diikat menjadi sapu, mana ada manusia bisa mematahkan sapu lidi yang sudah terikat, tidak ada saudara-saudara,” kata Soekarno.

Pria kelahiran Surabaya ini mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak melupakan pepatah kata orang tua. Pepatah tersebut yakni jika kita bersatu maka kita akan kuat.

“Ingat kita kepada pepatah orang tua, rukun agawe santosa, artinya jikalau kita bersatu, jikalau kita rukun, kita menjadi kuat!” ungkapnya dalam pidato di Alun-alun Kota Bandung, 20 Mei 1963 silam. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.