KOTA MALANG– Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang menunda pembagian bingkisan bagi 60 Difabel dan 40 lansia se-Kecamatan Belimbing, Senin (16/9).

Kabar penundaan ini sempat ramai di media sosial. Apalagi ada yang menuding bahwa Dinsos menelantarkan difabel dan lansia.

Belakangan, ada penjelasan bahwa ada miskomunikasi terkait tanggal pendistribusian bingkisan. Pihak rekanan, yakni PT Malisy mengira pembagian bingkisan itu dilakukan Selasa ini (17/9).

“Rekanan alpha kalau ada agenda hari Senin. Dalam pikirannya itu hari ini, Selasa,” ujar Plt Kadinsos Kota Malang Penny Indriani.

Untuk itu, kata Penny, Dinas Sosial telah memberikan sanksi kepada rekanannya tersebut. PT Malisy harus mengirimkan bingkisan itu ke alamat rumah penerima satu per satu hari ini.

“Mereka sudah bersedia kok dan meminta maaf kepada kami soal keterlambatan pendistribusian kemarin dan mereka juga membuat surat pernyataan bermaterai,” ujarnya.

Penny juga menambahkan kejadian seperti ini baru terjadi sekali selama berjalanannya program “Bingkisan Difabel dan Lansia”.

“Gak pernah sebelumnya kayak gini. Harapannya gak terulang lagi telat pendistribusian bingkisan itu,” tuturnya.

Sebagai informasi, hari ini PT Malisy akan membagikan bingkisan berupa 10 kilogram beras, dan satu dus susu untuk 40 lansia. Serta bingkisan berupa 10 kilogram beras dan 2 bungkus biskuit kepada 60 difabel se-Kecamatan Blimbing.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.