MALANG KABUPATEN – MTsN 6 Malang beserta 25 MTs anggota KKM-nya, menggelar Peringatan Hari Santri Nasional serta 40 hari mendiang BJ Habibie, Senin (21/10).

Acara peringatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Kasubag TU Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Kapolsek Kepanjen, Muspika Kepanjen, serta pengasuh pondok pesantren di lingkungan MTsN 6 Malang, serta MWC NU Kecamatan Kepanjen.

Kemeriahan pun terlihat dengan adanya pertunjukan kesenian khas santri. Mulai dari tari saman, al banjari, nadhoman, dan pagar nusa.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Dr H Mustain, MPd menyampaikan bahwa perjuangan merebut kemerdekaan telah dirintis oleh para santri.

Dia pun berharap, santri di zaman sekarang mampu menunjukkan perannya. “Di era 4.0, santri harus menguasai teknologi,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, dilantunkan juga doa untuk kemajuan bangsa sekaligus mengenang 40 hari mendiang BJ Habibie dan para syuhada.

Kemeriahan acara tidak berhenti di situ. Semangat perjuangan kaum santri, lahirnya resolusi jihad, hingga proklamasi berkumandang juga digambarkan melalui aksi teatrikal yang diperankan oleh siswa-siswi MTsN 6 Malang.

Menuju penghujung acara, dilanjutkan dengan menampilkan konfigurasi papermob membentuk tulisan Santri NKRI, HSN, dan wajah BJ Habibie.

Dengan semangat generasi santri siap menyongsong dan mengisi era 4.0. Acara ditutup dengan penerbangan pesawat kertas oleh seluruh peserta yang hadir pada peringatan HSN. Penerbangan pesawat sebagai simbol semangat “Santri for NKRI, Santri for World” di mana santri nusantara diharapkan dapat mengabdi dan berkarya demi kemajuan bangsa.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.