Sinyal
Sinyal bahaya bagi Wajib Pajak yang belum mengikuti Tax Amnesty

MALANGTODAY.NET– Bagi Wajib Pajak (WP) yang belum memanfaatkan Tax Amnesty, anda harus segera mengikuti program pengampunan pajak ini. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan sudah memberi sinyal bahaya bagi wajib pajak yang tidak mengikuti pengampunan pajak hingga program tersebut berakhir pada 31 Maret mendatang.

Sebagaimana diketahui, Pasal 18 UU Pengampunan Pajak berisi ketentuan mengenai perlakuan atas harta yang belum atau kurang diungkap dalam SPT laporan pajak.

Wajib pajak yang menolak membereskan catatan perpajakan masa lalu dengan mengikuti program pengampunan pajak akan menghadapi risiko pengenaan pajak dengan tarif hingga 30 persen serta sanksi atas harta yang tidak diungkapkan dan kemudian ditemukan.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Hestu Yoga Saksama dikutip dari Antara, menyatakan Pasal 18 (UU Pengampunan Pajak) akan diterapkan secara konsisten.

“Kami sedang persiapkan regulasi, sumber daya manusia, penghimpunan data juga jalan terus. Peraturan itu akan memberi kepastian apabila ada harta yang belum diamnestikan. DJP akan membuat prosedurnya seringkas mungkin, artinya Account Representative (AR) atau yang mengawasi wajib pajak, akan langsung menetapkan surat ketetapan pajak kurang bayar (SKPKB),” Ujar Hestu, panggilan akrab Hestu Yoga Saksama.

“Kami tidak perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh all taxes, tetapi dari harta itu saja langsung ditetapkan nilainya berapa dan pajak yang harus dibayarkan berdasarkan pasal 18 itu berapa, sehingga lebih efisien,” kata Hestu.
Dia mengatakan regulasi untuk menjalankan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak sedang dikonsepkan dalam bentuk peraturan pemerintah (PP).
 

 

 

 

 

 

 

 

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here