Jokowi Belum Terima Permohonan Amnesti Baiq Nuril , Viral 'Jokowi Menang Tak Ada Azan', BPN Prabowo Akui Aksi Relawannya
Presiden Joko Widodo@Twitter

MALANGTODAY.NET – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) sempat mempertanyakan tindakan Prabowo Subianto yang memberi izin kader eks koruptor untuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019. Pertanyaan tersebut ia ajukan dalam acara Debat Pilpres 2019 yang berlangsung pada Kamis (17/1/2019) lalu.

“Menurut ICW, partai yang bapak pimpin, termasuk yang paling banyak mencalonkan mantan koruptor atau mantan napi korupsi. Yang saya tau, caleg itu yang tanda tangan ketua umumnya. Berarti pak Prabowo yang tanda tangan. Bagaimana bapak menjelaskan mengenai ini?” tanya Jokowi, dikutip dari Tirto.id, pada Sabtu (19/1/2019).

Prabowo menanggapi hal ini dengan menyatakan hal tersebut tidaklah melanggar hukum. Ia juga menyatakan para mantan koruptor tersebut telah dihukum dan menebus dosanya.

“Kalau kasus itu sudah melalui proses, dia sudah dihukum dan kalau memang hukum mengizinkan, kalau dia masih bisa dan rakyat menghendaki dia karena dia mempunyai kelebihan-kelebihan lain,” ucap Prabowo, dikutp dari Detik.com.

Jauh sebelum debat pilpres tersebut digelar, Jokowi ternyata juga pernah menyinggung hal ini. Pada bulan Mei 2018 silam, Jokowi menyatakan pencalonan mantan narapidana korupsi, sebagai anggota legislatif merupakan hak yang mereka miliki.

“Ya itu hak, ya. Itu konstitusi memberikan hak,” ucap Jokowi usai acara Pengkajian Ramadhan yang digelar oleh PP Muhammadiyah, pada 29 Mei 2018 silam, mengutip Tirto.id.

Jokowi pada dasarnya memang kurang setuju dengan hal ini. Ia sempat mengusulkan para mantan tahanan tersebut diberi tanda ‘mantan koruptor. Namun ia menyerahkan semuanya pada KPU.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komardin, menilai pertanyaan tersebut menunjukkan tidak konsestinya Jokowi dalam menyikapi persoalan tersebut. Ia juga menyebut pertanyaan tersebut bersifat menjebak lawan.

“Pertanyaan yang menjebak, sehingga lawan bicara menjadi grogi,” ujar Ujang. (KIS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.