Capres 02 Prabowo Subianto saat orasi kampanye @politiktoday
Capres 02 Prabowo Subianto saat orasi kampanye @politiktoday

MALANGTODAY.NET – Baru-baru ini, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut ‘seseorang’ dengan elite bunglon dan mukpentip (muka penuh tipu). Hal ini disampaikan Prabowo saat tampil orasi pada kampanye di GOR Satria, Purwokerto, Banyumas. Siapakah elite bunglon dan mukpentip itu?

“Suatu saat saya akan sebut nama kalian, hai munafik. Kamu tahu bahasa Jakarta ada istilahnya mukpentip, artinya muke penuh tipu. Mau saya kasih daftar mukpentip?,” ucapnya seperti dilansir dari Detiknews, Selasa (2/4/2019).

Dia mengaku bahwa merasa difitnah oleh yang disebut sebagai mukpentip tersebut. Salah satu fitnah yang mengarah kepadanya adalah tuduhan bahwa dirinya pro-khilafah.

Tak hanya itu, Prabowo juga menyebut adanya elite canggih yang ada di Jakarta. Dia menyebutnya dengan istilah elite bunglon karena suka menempel kekuasaan. Biasanya orang ini berteriak ‘hidup Bung Karno’; pada masa Pak Harto berkuasa, dia berteriak ‘hidup Pak Harto’, dan seterusnya.

“Ada elite yang canggih, walau kau gonta-ganti presiden, mau Presiden Soekarno, mau Presiden Soeharto, ganti lagi Habibi, ganti Gus Dur, orangnya itu-itu saja yang nikmat,” teragsnya.

Meski mengatakan demikian, Parbowo tidak menyebut satu nama pun siapa yang dimaksud dengan elite bunglon dan mukpentip. “Nanti ada yang nanya, ‘Pak Prabowo, yang dimaksud dengan elite itu siapa?’,” ujarnya dihadapan massa kampanye.

Dia juga menyindir lawan yang menyebut harga-harga terkendali dan memerkan banyak kartu sebagai  jaminan. “Rakyat tidak perlu kartu. Rakyat hanya perlu pekerjaan dan penghasilan, betul nggak,” teriaknya.

Namun demikian, Prabowo mengimbau kepada rakyat untuk tidak mau lagi dibohongi, dipimpin maling-maling yang sok menjadi pemimpin rakyat. Prabowo juga menyindir kompetitor yang mengklaim ekonomi dalam kondisi baik; pertumbuhan 5 persen dan rakyat dalam keadaan bahagian dengan menggunakan angka-angka yang dimainkan oleh lembaga survei. Weleh-weleh, kok ya ada toh belio ini sebutannya. Hehe, lucu! (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.