Presiden Jokowi saat audiensi dengan seorang santri @santrionline
Presiden Jokowi saat audiensi dengan seorang santri @santrionline

MALANGTODAY.NET – Seorang santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Asrama Perguruan Islam (API) Magelang memberikan sebuah tulisan ‘penguatan’ kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Santri tersebut adalah Bisma Musthofa alias Bisma.

Bunyi kalimat tersebut adalah “jangan lupa bahagia” dan “ojo nesu (jangan marah, red)”. Sontak, Jokowi pun bertanya kepada Bisma. Terjadilah percakapan di antara keduanya.

“Kenapa berani menulis “jangan lupa bahagia”? Untuk siapa?” ujarnya di Ponpes API, Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, seperti dilansir dari Detiknews, Sabtu (23/3/2019).

“Untuk kita semua, Pak. Khususnya untuk njenengan (Anda, red) karena berkat njenengan, santri diakui,” jawab Bisma.

Bisma lantas menjabarkan lebih lanjut terkait bahagia kepada orang nomor satu di Indonesia ini. “Bahagia itu taat ibadah kepada Gusti Allah. Takzim kalih (kepada, red) pemerintah. Nderek kalih (ikut kepada, red) syekh. Selalu tersenyum dalam keadaan apapun,” jelas Bisma.

Bisma juga mengatkan bahwa kedatangannya sudah lama dinantikan. Jokowi pun menanggapi hal tersebut dengan mengatakan bahwa kegiatannya cukup padat.

“Apa yang ingin saya sampaikan jadwalnya padat sekali. Sekali meleset sedikit semua acara terlambat. Yang keliru bukan saya. Yang ngatur,” ujarnya.

Percakapan berlanjut tentang maksud tulisan “ojo nesu”, Jokowi pun penasaran dengan maksud tulisan tersebut. Bisma terlihat menahan degub jantungnya. Melihat Bisma, Jokowi pun menjawabnya sendiri.

“Ojo nesu jangan marah. Karena segala sesuatu yang dibawa dengan emosi dan dipikir dengan marah akan hasilkan tidak baik,” tandasnya.

Suami dari Iriana ini kemudian menjelaskan bahwa dirinya selalu bersyukur atas segala sesuatu yang diberikan oleh Allah SWT. Alhamdulillah, percakapan yang adem banget, ya! (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.