Sandiaga Dihadang Relawan Jokowi, Politikus PKS: Pembegalan!
Sandiaga Dihadang Relawan Jokowi, Politikus PKS: Pembegalan!

MALANGTODAY.NET – Kejadian tak mengenakkan saat kampanye kembali dialami oleh calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno. Hal ini terjadi saat tandem Prabowo Subianto itu sedang melawat ke Banyuwangi, Jawa Timur, dalam rangka kampanye. Namun sayangnya, dirinya dihadang saat hendak memasuki wilayah itu. Hal ini kemudian disebut sebagai ‘pembegalan’.

Dilansir dari DetikNews, Selasa (19/3/2019), pernyataan ini disampaikan oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suhud Alynudin. Menurutnya, penghadangan ini tak lain adalah pembegalan terhadap demokrasi. Ia menuding bahwa yang melakukan penghadangan adalah pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

“Ini adalah tindakan ‘pembegalan’ terhadap demokrasi. Penghadangan kampanye jelas bertentangan dengan UU dan peraturan yg berlaku. Karena Capres berhak untuk berkampanye di seluruh wilayah NKRI. Jika itu betul dilakukan oleh pendukung 01 harus ada imbauan dan penyadaran dari pihak terkait untuk belajar menghormati proses demokrasi,” kata Suhud.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi itu juga meminta pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan terhadap aksi penghadangan itu. Pasalnya, tindakan ini berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ia juga mengimbau Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 harus dilakukan dengan damai dan suka cita.

“Kami juga meminta aparat untuk menyelidiki dan mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang menjadi otak penolakan terhadap kegiatan kampanye yang dilakukan capres/cawapres. Karena hal ini berpotensi memicu kegaduhan di masyarakat. Sebelum munculnya kegaduhan di masyarakat perlu dilakukan pencegahan sejak awal,” ucapnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengaku mendapatkan informasi dari pihak kepolisian Banyuwangi terkait penolakan dari relawan Jokowi. Untuk menghindari hal itu, ia memutuskan untuk memindahkan lokasi kampanye.

“Bapak polisi yang mengawal kami sejak 7 bulan lalu bilang jika ada beberapa relawan Pak Jokowi tidak berkenan dengan kedatangan kami,” tutur mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.