KOTA MALANG– Tak ada gading yang tak retak. Peribahasa itu agaknya tepat untuk menggambarkan Malang Flower Carnival 2019 yang baru saja dihelat Minggu (15/9).

Meskipun berjalan secara meriah dan sukses, gelaran parade kostum bertema bunga terbesar se-Indonesia itu juga mengundang kritikan. Yakni sampah yang berserakan seusai acara.

Salah Satunya dari akun Instagram @pemkotmalang.

“Terimakasih Gaes Anda Sudah Buang Sampah Sesuka Hati,” tulis akun tersebut dengan gambar sampah plastik yang tergeletak di sepanjang Jalan Ijen.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi.

“Kami kan sudah sosialisasi pra event bahwa masyrakat yang berkunjung ke sana buanglah sampah pada tempatnya. Ya walaupun ada petugas yang akan membersihkan tetapi alangkah indahnya kita membuang sampah pada tempat yang disediakan,” ujarnya kepada radarmalang.id, Senin (16/9).

Selain itu, dinas juga sudah menyediakan tempat sampah di sepanjang Jaln Ijen.

“Sepanjang jalan itu ada tuh tong sampah ya mereka ya jalan dikitlah. Semisal saya jaraknya ke tong sampah 1 meter ya jalan lah,” kata Ida yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Malang itu.

Lebih lanjut, Ida mengatakan bahwa, persoalan sampah ini bakal menjadi bahan evaluasinya. Agar event mendatang bisa lebih sempurna.

“Evaluasi-evaluasi setiap event itu terus kita lakukan dari masukan masyrakat satu. Yang kedua, dengan pelaksana teknis lapangan dan yang ketiga dengan staf di dinas,” tuturnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto : Istimewa
Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.