Terkait 5.000 Senjata, Jokowi: Panglima Sudah Bertemu dengan Saya
Presiden RI, Joko Widodo @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Presiden RI, Joko Widodo menggelar Rapat Terbatas tentang Optimalisasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), di Kantor Presiden, Selasa (07/02) siang tadi.

Rapat Terbatas tentang optimalisasi lembaga pengelola dana pendidikan ini dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Mendikbud Muhadjir Effendi, Menristek Dikti Mohamad Nasir, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menkeu Sri Mulyani, KSP Teten Masduki, Menpar Arif Yahya, Menhub Budi Karya, Menkes Nila F Moeloek, dan Menpora Imam Nahrowi.

Orang nomor satu di Tanah Air itu mengemkan jika di tahun 2020 sampai 2030, Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi dimana penduduk usia produktif sangat besar. Itu berarti, lanjut pria yang akrab disapa Jokowi ini dalam kurun waktu tiga hingga 10 tahun, Indonesia akan kaya sember daya manusia(SDM).

Kini pemerintah tengah bekerja lebih fokus lagi untuk menyambut bonus demografi. Menurut mantan Wali Kota Solo ini, pemerintah tak hanya fokus terhadap pemerataan  akses pendidikan, namun juga membuka kesempatan selebar mungkin bagi Tanah Air memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi .

“Dan untuk menyambut bonus demografi tersebut pemerintah akan bekerja lebih fokus lagi, bukan hanya pada upaya menghadirkan pemerataan akses pendidikan dasar dan menengah yang seluas-luasnya bagi seluruh Indonesia, khususnya dari kalangan yang kurang mampu,  tetapi juga pada upaya membuka kesempatan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi melalui optimalisasi pemberian beasiswa LPDP,” tutur Presiden.

Mengutip dari laman resmi Seketariat Kabinet Republik Indonesia, setkab.go.id, LPDP telah menyalurkan beasiswa  kepada 16.295 orang yang terdiri 8.406 beasiswa dalam negeri dan 7.889 penerima beasiswa luar negeri.

“Namun perlu saya ingatkan agar investasi dalam pembangunan SDM ini harus betul-betul fokus harus, harus betul-betul tepat, dan harus betul-betul terarah,” terang Jokowi.

Menurutnya, pemberian beasiswa ini mendorong investasi di bidang SDM, agar Indonesia maju di masa mendatang. “Untuk itu, saya ingin menekankan bahwa investasi di bidang SDM termasuk melalui pemberian beasiswa pendidikan tinggi maupun pendanaan riset merupakan investasi yang sangat penting bagi negara kita untuk maju di masa yang akan datang,” tegas Presiden.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here