Saham Freeport Sudah DI Depan Mata Malang Today
Menteri BUMN, Rini Soemarno mengisyaratkan kesiapan mengambilalih divestasi saham Freeport @MalangToday/istimewa

MALANGTODAY.NET- Pemerintah Indonesia semakin mantap melangkahkan lajunya terkait penyelesaian kontrak dengan PT Freeport Indonesia. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  Rini Soemarno meyakini Pemerintah melaui perusahaan milik negara mampu menyerap divestasi saham PT Freeport Indonesia hingga sebesar 51 persen.

Rini, panggilan akrab Rini Soemarno pun mengisyaratkan kesiapan BUMN untuk masuk ke Freeport dapat dilakukan melalui holding BUMN Pertambangan yang diharapkan selesai pada tahun 2017 terdiri atas empat perusahaan yaitu Inalum, Bukit Asam, Aneka Tambang dan Timah.

“Dengan holding pertambangan, Inalum bakal mendapat sokongan dari tiga BUMN lainnya. Ya, kita tunggu saja (holding), sabar sedang proses,” kata perempuan kelahiran Maryland, Amerika Serikat ini.

Perempuan lulusan Wellesley College ini menambahkan BUMN telah menunjukkan kesiapannya bila mendapat tugas untuk mengambilalih  saham divestasi Freeport. “Tinggal tunggu valuasinya saja masih proses,” ujarnya.

Menurut perempuan usia 58 tahun tersebut, sebelum divestasi saham Freeport tersebut dilakukan, Pemerintah dan perusahaan asal Amerika Serikat itu harus terlebih dahulu menyelesaikan masalah terkait kontrak antar kedua pihak.

“Proses divestasi secara teknis ada di Kementerian ESDM, Jika secara hukum sudah selesai maka BUMN siap melakukan mengeksekusi pembelian saham Freeport hingga 51 persen,” tegasnya dikutip dari Antara.

Pemerintah diketahui meminta Freeport untuk mengubah statusnya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari Kontrak Karya (KK) yang tertuang dalam PP Nomor 1 2017.

Konsekuensinya, Freeport harus mendivestasi sahamnya hingga 51 persen.

Perusahaan yang sudah berkiprah di Tanah Papua, Mimika selama 50 tahun itu justru melaporkan Pemerintah Indonesia ke mahkamah arbitrase internasional.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here