Sadis! Pria Ini Cekik Istrinya Yang Hamil Hingga Mati
Rinu Yohanes Sandipu ketika digiring kepolisian. Pria ini tegah membunuh istrinya yang tengah hamil @MalangTODAY/kumparan.com

MALANGTODAY.NET – Sungguh tak bermanusiawi apa yang dilakukan oleh Rinu Yohanes Sandipu kepada istrinya. Pria ini tega menghabisi nyawa istrinya, Maria Jeane Agustuti yang diketahui tengah hamil dengan mencekik lehernya.

Terkait adanya tindak kriminal keji ini, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola angkat bicara. Dia berharap aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada Rinu Yohanes Sandipu yang tega mencekik istrinya, Maria Jeane Agustuti hingga meninggal dunia dalam kondisi hamil.

“Karenanya bila memungkinkan dari sisi hukum, pelakunya dihukum mati karena telah menghilangkan dua nyawa sekaligus,” tegas Longki kepada wartawan usai melayat ke rumah duka di Jalan Tanjung Manimbaya Kota Palu, Minggu (19/3) petang.

Maria Jeane Agustuti yang adalah wartawati di Kota Palu, dilaporkan mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), padahal kondisinya hamil tiga bulan. Aparat Polres Palu telah berhasil menangkap Rinu Yohanes Sandipu.

Dikutip dari Antara, Minggu (19/3), tersangka ditangkap di rumah salah satu keluarganya di Dusun Tolana, Desa Bega, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, pada Sabtu (18/3) sekitar pukul 22.00 Wita dan dibawa ke Polres Minggu (19/3) siang untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Menurut polisi, pembunuhan itu dipicu pertengkaran antara tersangka dan korban sejak Kamis (16/3) malam hingga Jumat pagi. Kemudian Jumat (17/3) sekitar pukul 10.00 Wita, tersangka meninggalkan rumah indekos menggunakan sepeda motor dan membawa sejumlah uang milik korban.

Kepada petugas, tersangka mengaku mencekik leher istrinya dengan selendang berwarna hijau hingga tidak sadarkan diri, lalu membaringkan korban dengan posisi menghadap ke dinding.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 44 ayat 3 tahun tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.(zuk)

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here