Saat Pencuri Peralatan Tower Telepon Seluler Diteriaki Penculik Anak
Pelaku pencuri baterai tower saat diamankan polisi di Malang

MALANGTODAY.NET – Kepolisian Lampung Timur memastikan pelaku tindak kejahatan yang ditangkap warga bersama polisi di Kecamatan Labuhan Maringgai pada Sabtu (6/5), bukan pelaku penculikan anak, tapi pelaku pencurian peralatan tower telepon seluler.

“Bukan penculik anak, tapi pelaku pencurian,” kata Kapolsek Braja Selebah Iptu Sudarli, di Mapolsek Braja Selebah, Lampung Timur, Senin (8/5).

Kejadian berawal dari empat orang yang dicurigai warga Kecamatan Braja Selebah melakukan tindakan pencurian peralatan tower sinyal telepon seluler di Desa Braja Mulya, Kecamatan Braja Selebah. Pelaku diteriaki warga sebagai pelaku penculikan anak.

“Pelaku diketahui oleh warga dan diteriaki maling, rampok dan penculik anak, sehingga kemudian melarikan diri,” katanya.

Keempat pelaku melarikan diri menggunakan mobil yang melaju ke arah Kecamatan Labuhan Maringgai. Polisi yang mendapat informasi, kemudian mengejar dan ternyata pelaku ditangkap warga Kecamatan Labuhan Maringgai dibantu jajaran Polsek Labuhan Maringgai. Pelaku kemudian diamankan polisi ke Polsek Braja Selebah beserta barang bukti hasil kejahatan.

Sebelumnya, ratusan warga di Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Provinsi Lampung menangkap seorang yang diduga sebagai pelaku penculikan anak. Ratusan warga menangkap dan merusak satu unit kendaraan yang diduga digunakan pelaku penculikan anak itu, di Dusun Sukaresmi, Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Sabtu (6/5).

Keterangan dari warga desa sekitar, ratusan warga merusak mobil karena menduga penumpang mobil tersebut adalah pelaku penculikan anak.  Awal kejadian tersiar kabar dari warga Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah bahwa terjadi penculikan anak dan pelakunya membawa mobil warna putih melaju ke arah Kecamatan Labuhan Maringgai.

“Kata orang-orang sih penculik anak, makanya dikejar warga dan ditangkap berramai-ramai oleh warga sekitar,” kata salah satu warga yang tidak mau disebut namanya.

Warga mendengar kabar itu, kemudian beramai-ramai mengejar dan menghentikan mobil tersebut dan menangkap penumpangnya. “Setelah tertangkap, mobil dirusak dan penumpangnya dipukuli, tapi masih selamat. Jumlahnya sekitar dua atau tiga orang,” ujar dia.

Satu unit mobil bernomor polisi F yang durusak warga juga dibawa polisi. Mobil tersebut tampak rusak berat pada bagian depannya. Ratusan warga berdatangan untuk melihat kejadian itu dan membuat jalanan penuh sesak.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here