Sempat Dihujat, Rupiah Bulan Ini Malah Jadi Mata Uang Terbaik Se-Asia
Ilustrasi rupiah © Okezone

MALANGTODAY.NET – Setelah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat melemah beberapa pekan yang lalu, saat ini kinerja rupiah telah menunju ke arah yang sangat positif. Dikutip dari kumparan.com, dalam periode satu bulan (month-to-month), nilai tukar rupiah sudah menguat sekitar 3,9 persen terhadap dolar AS.

Dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya, presentasi naiknya kekuatan nilai tukar mata uang Indonesia menjadi yang terbaik. Hari ini, rupiah berada di posisi Rp 14.595 per dolar AS.

Pertumbuhan nilai tukar mata uang rupiah ini jauh mengungguli negara-negara Asia lainnya seperti Yen Jepang, Won Korea Selatan, Dolar Singapura, Rupee India, dan beberapa negara lain.

Baca Juga: Sindir Sandiaga Uno, Intip Serunya Kirana Larasati Belanja di Pasar Tradisional Modal 50 Ribu!

Kinerja Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo disinyalir menjadi faktor alasan kuat menguatnya nilai tukar mata uang Indonesia tersebut. Langkah antisipasi ahead the curve yang dijalankan ternyata berhasil sesuai dengan prediksi tren postif ekonomi global.

Sentimen global membaik sebagai faktor penguat rupiah turut dibenarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sri juga menyebut bahwa dinamika ekonomi global sebagai faktor yang perlu dikelola.

“Kita akan selalu melihat bahwa dinamika ekonomi global merupakan faktor yang harus kita kelola, kadang-kadang sentimennya membaik,” kata Sri Mulyani di sela-sela forum internasional World Conference on Creative Economy (WCEE) di Bali Nusa Dua Convention Center, seperti dilansir dari kumparan.com, Rabu (7/11/2018).

Baca Juga: 5 Aktor Sukses Perankan Tokoh Dunia di Film, No. 5 Asli Indonesia!

Tak hanya itu saja, Sri Mulyani juga menuturkan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara emerging market dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...