MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus merevitalisasi Pasar Rakyat. Usai merevitalisasi Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Bareng, dan Pasar Klojen, kini giliran Pasar Sawojajar. Dalam waktu dekat, ratusan pedagang di Pasar Sawojajar akan dipindah ke pasar penampungan sementara (PPS).

Sebab, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang bakal mempercepat pembangunan bedak sementara untuk pedagang.

Getolnya mempermak pasar rakyat tersebut karena duet pemerintahan Wali Kota Malang Sutiaji dan wakilnya, Sofyan Edi Jarwoko, yang ingin mewujudkan pasar sehat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto menyatakan, hari ini atau besok, pihaknya sudah mulai membangun lapak sementara untuk sekitar 180 pedagang di Pasar Sawojajar. ”Mungkin dalam dua pekan, lapak sementara sudah rampung. Jadi, pedagang relokasi dulu,” ujar Wahyu, kemarin (19/7).

Di sejumlah pasar lain, lapak sementara juga sudah dibangun. Di Pasar Mergan misalnya, sebagian pedagang sudah masuk di lapak penampungan. Pada 2019 ini, dinas perdagangan mendapat dana Rp 12,5 miliar untuk revitalisasi di sejumlah pasar rakyat.

Khusus Pasar Sawojajar, dana revitalisasi yang dibutuhkan sekitar Rp 3,5 miliar. ”Pada 2020 mendatang, kami juga siapkan revitalisasi untuk enam pasar rakyat.

Mulai Pasar Madyopuro, Pasar Embong Brantas, Lesanpuro, Tawangmangu, Kedungkandang, dan Pasar Kotalama. Sekarang ini masih proses detail engineering design (DED),” tandas pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Sementara itu, sejumlah pedagang di Pasar Sawojajar menyambut positif pembangunan bedak sementara itu. Yanti misalnya, salah satu pedagang di Pasar Sawojajar itu merasa perlunya revitalisasi.

Sebab, pasar-pasar lain di Kota Malang sudah banyak yang direvitalisasi. ”Di depan itu kan sudah, ya tinggal di dalam ini,” tuturnya kepada koran ini.

Perempuan yang berdagang sayur itu menambahkan, pasar lain yang sudah direvitalisasi kondisinya bersih, rapi, dan sehat. Sehingga pembeli juga betah.

”(Pasar, Red) lainnya kan sudah bagus semua,” ucapnya karena membaca informasi soal pasar lain di Kota Malang yang sudah dilakukan renovasi.

Selama ini, Yanti mengaku belum pernah mendengar kabar tentang rencana revitalisasi Pasar Sawojajar. Namun, dia sangat berharap, jika revitalisasi oleh Pemkot Malang bisa segera dilaksanakan. ”Ya semoga saja cepat (renovasi, Red). Di luar apik, di dalam jebol semua,” tuturnya lantas tertawa.

Hal senada juga disampaikan pedagang buah, Sumaroh. Dia sudah lama menantikan revitalisasi Pasar Sawojajar.

Dia mengklaim lebih dari 200 pedagang tidak sabar menempati pasar relokasi yang disiapkan pemkot. ”Cepat dibangun, biar tidak kumuh,” pungkasnya.

Pewarta : Farus Shidiq
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Mahmudan

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.