KOTA MALANG – Penyakit kusta atau lepra acap kali dianggap sebagai penyakit ‘kutukan’. Akibatnya, banyak masyarakat yang malu memeriksakan diri ketika mendapati gejalanya.

“Di wilayah Puskesmas Gribig, Kelurahan Buring itu banyak sekali penderita kusta. Tapi mereka nggak berani ke puskesmas, malu, katanya kutukan,” terang Kepala Puskesmas Kedungkandang, dr. Dewi Kurniati.

Mengatasi hal tersebut, Puskesmas Kedungkandang kini membentuk kelompok perawatan diri sehat bersama atasi kusta (KPD ASA). Kelompok ini di tahun 2019 diikuti oleh 8 orang penderita kusta.

Setiap bulannya kelompok tersebut dikumpulkan untuk edukasi dan beragam kegiatan.

“Salah satunya kegiatan rendam gosok oles atau disingkat resoles. Ini yang selalu kami lakukan,” katanya.

Resoles merupakan kegiatan merendam kaki dan tangan 5-10 menit di bak air. Setelahnya digosok menggunakan batu apung dan diolesi minyak kelapa atau zaitun.

“Penderita kusta biasanya kan kulitnya menebal dan kering, kalau sudah parah malah mati rasa. Dengan resoles ini nanti bisa lembab,” tambahnya.

Dewi mengatakan, dengan ilmu yang ada saat ini, kusta bisa disembuhkan. Asalkan cepat terdeteksi dan ditangani dengan segera.

“Pokoknya kalau udah muncul putih di kulit itu udah harus langsung periksa. Jangan lupa juga menerapkan pola hidup bersih biar terhindar dari bakteri ini,” tandasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Istimewa
Editor: Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.