Ilustrasi zikir @Dream
Ilustrasi zikir @Dream

MALANGTODAY.NET – Jagat media sosial dan warga Blitar, Jawa Timur kembali heboh dengan beredarnya kabar adanya jasad yang masih utuh meski sudah 31 tahun dikubur. Jasad tersebut adalah Kiai Anwar Sudibyo.

Beliau adalah Tokoh ulama NU Tambakan Gandusari. Ia merupakan santri pertama di Ponpes Asrama Perguruan Islam Salawiyah (APIS) Gondang, Gandusari. Ponpes Apis Sanan Gondang didirikan KH Shodiq Damanhuri. Selain itu, beliau juga merupakan salah satu pendiri ponpes Apis Sanan Gondang bersama Kyai Jamhuri.

Kiai Anwar sudah meninggal pada tahun 1988 lalu. Tepat 31 tahun kemudian atau tahun ini, ada proses pemindahan makam. Saat dibongkar, diketahui kain kafannya tidak sobek dan jasadnya masih utuh, Kamis (16/3/2019).

Kabar tersebut dibenarkan oleh kesaksian putra kelimanya, Moch Munib. “Iya memang benar Kamis itu makam bapak saya dipindah. Dan saya melihat sendiri, jasadnya masih utuh. Utuh,” ujar Munib dilansir dari Detik.com (19/3/2019).

Dibeberkan oleh anaknya, semasa hidup dulu, Kiai Anwar terus mengamalkan zikir. “Ya mungkin karena abah itu tak pernah lepas zikir ya jadi jasadnya masih utuh seperti itu,” ungkapnya.

Munib begitu yakin akan amalan zikir yang dilakukan bapaknya inilah yang kemudian membuat jasadnya tetap utuh meski dikubur bertahun-tahun. Ia juga mengaku bahwa Kiai Anwar terus mengingatkan anak-anaknya gar tak lupa berzikir setiap waktu.

“Abah itu setahu saya gak pernah ibadah yang khusus begitu ya. Beliau hanya sering memimpin zikir di jemaah tarekatnya. Beliau dalam setiap aktivitas juga selalu berzikir. Itu juga yang diajarkan pada kami anak-anaknya,” imbuhnya.

Sebelumnya, berita ini menjadi viral di sosial media karena postingan salah satu grup Santri Ndalem di media sosial.

“Pemindahan makam Kyai Anwar S. Sesepuh. Tokoh ulama NU Tambakan Gandusari. Dari pemakaman umum dipindah ke pemakaman keluarga. Lokasinya di masjid Tambakan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Subhanalloh…Meskipun wafat 1988, dibongkar Kamis (14/3/2019), kondisi jasad 90% masih utuh. Genap 31 tahun dikebumikan. Kuasa Illahi didepan mata warga. Nyata. Mulai jari kaki sampai kepala masih wujud gandeng , sedikitpun tidak lepas. Kain kafan utuh sedikitpun tidak sobek. Beliau dulu istiqomah sebagai Kyai di ormas NU ini alumnus ponpes Apis Gondang Kecamatan Gandusari. Mari istiqomahkan tahlilan, kirim pahala sedekah hidayah Fatihah agat kita senantiasa terbiasa bantu membantu menabung pahala amal ibadah.Semoga jenazah beliau dan juga kita semua ditaqdirkan Husnul Khotimah Aamiin,” tulis Santri Ndalem. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.