KOTA MALANG – Pekerja industri kripik tempe Sanan sering ogah-ogahan pergi ke puskesmas untuk cek kesehatan. Tak mau kecolongan, Puskesmas Cisadea akhirnya jemput bola mendirikan pos kesehatan di lokasi tempat pekerja setiap bulannya.

Pos tersebut dinamai Pos Kesehatan Tempe Sanan Gerakan Pekerja Sehat (Posketan GPS). Sejak 2017 Puskesmas Cisadea selalu memantau K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) pekerja di 300 industri rumahan kripik tempe Sanan.

“Setiap bilan kita mampir ke sana (Sanan). Kita screening mulai dari pengukuran berat badan hingga tekanan darah. Dari bagian promosi kesehatan juga melayani konseling kesehatan di lokasi,” terang Kepala Puskesmas Cisadea, Kustiningtyas.

Kegiatan Posketan GPS tak lepas dari bantuan para kader. Setiap 3 bulan sekali para kader mendata keluhan kesehatan warga di sekitarnya. Laporan tersebut akan menjadi acuan kegiatan penyuluhan Posketan GPS setiap 2 kali dalam setahun.

“Dalam setahun kan berarti kader melaporkan 4 kali. Nah 2 kali laporan itu jika yang terbanyak misal hipertensi ya penyuluhannya hipertensi,” sambung dia.

Dengan adanya program ini Puskesmas Cisadea berharap pekerja yang sering malas periksa kesehatan dapat terfasilitasi. Mereka akan semakin dekat dengan fasilitas kesehatan.

“Ya harapannya mereka ini semakin sadar kesehatan karena kita juga semakin dekat,” tutupnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: istimewa
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.