Profil Anggota DPR Ini Disunting Jadi Berbau Sex, Kok Bisa?
Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari. (Detikcom/Ari Saputra)

MALANGTODAY.NET – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Eva Kusuma Sundari menjadi korban black campaign dari oknum yang tak diketahui. Anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini akan melaporkan orang yang telah menyunting profilnya di Wikipedia ke pihak yang berwajib.

Mengutip dari CNN Indonesia, pada Rabu (8/8), di situs Wikipedia, Eva ditulis sebagai anggota Dewan Perwakilan Sex yang menangani Kementerian Hukum dan Hak Asasi Pekerja Sex. Sebelumnya, di situs yang sama, Eva juga disebut sebagai anggota dari situs porno di Brazil.

Baca Juga: Daftar Politisi Era Jokowi yang Tersandung Korupsi, Kebanyakan dari PDIP!

Menurut Eva, hal ini merupakan salah satu upaya beberapa pihak untuk menurunkan elektabilitas PDIP yang akhir-akhir ini terus meningkat. Ia juga menambahkan, tak hanya menyerang dengan isu-isu partai seperti korupsi dan penistaan agama, para anggotanya juga menjadi sasaran dari black campaign ini.

“Jadi Menurutku Konsekuensi dari PDIP dengan rating yang paling tinggi, maka serangannya bukan hanya kepada image PDIP, misalkan isu tentang korupsi, tentang pengusung penista agama, dan lainnya. Tapi kepada politisi-politisinya,” Ucap Eva, dikutip dari Detik.com pada Rabu (8/8).

Baca Juga: Reuni Bhawikarsu Angkatan 76, Api Semangat untuk Jalani Hari Tua

Meski kini laman tersebut sudah kembali ke kondisi semula, Eva tetap berencana untuk melaporkan pelaku yang menyunting profilnya ke pihak berwenang. Ia juga menuturkan akan mengonsultasikan terlebih dahulu kasus tersebut pada Dewan Pimpinan Pusat PDIP. Ia akan mempertimbangkan pasal apa yang dapat digunakan untuk menjerat pelaku.

Sedangkan menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan penyuntingan informasi pribadi seperti ini dapat dikategorikan sebagai kejahatan siber. Ia juga akan mennyerahkan kasus tersebut pada bagian cyber crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk diselidiki lebih lanjut.

Penulis : Kistin Septiyani
Editor : Kistin Septiyani

Loading...