Pria Ini Nekat Palsukan Surat dan Mengaku Interpol Agar Dagangannya Laku
ilustrasi polisi gadungan @MalangTODAY/istimewa
ads

MALANGTODAY.NET – Sebuah kepercayaan dalam jual beli memanglah sangat penting, tanpa adanya rasa percaya antara penjual dan pembeli transaksi tak akan berjalan mulus.

Hal tersebut yang kemudian melatarbelakangi seorang warga yang mengaku sebagai petugas polisi internasional (Interpol) dari Mabes Polri dan diduga melakukan pemalsuan surat di Solo.

Pria berinisial HN (46) tersebut mengaku sebagai anggota Interpol untuk berjualan jenis senjata “airsoft Gun” melalui online, sehingga dia lebih dipercaya oleh pembelinya.

Dari pemeriksaan sementara tersangka mengaku mendapatkan surat dari seseorang di Jakarta dengan membayar sebesar Rp15 juta.

Kepala Satuan Reskrim Polres Kota Surakarta, Kompol Agus Puryadi mengatakan tersangka yang merupakan warga Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Kepatihan Wetan Jebres Solo kini diperiksa di Mapolresta Surakarta.

Agus menceritakan kronologi penangkapan tersangka yang mengaku anggota interpol tersebut berawal dari dugaan kasus pengguna sabu-sabu. Tersangka ditangkap oleh anggota Direktorat Narkoba Polda Jateng, di Jalan RM Said No.48 Kelurahan Ketelan Banjarsari Solo, Maret 2017 lalu.

“Tersangka saat ditangkap mengaku sebagai anggota Interpol dan mengokang senjata api yang kemudian diselipkan di pinggangnya,” kata Agus, Senin (17/4).

Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti terkait kasus pemalsuan surat antara lain satu lembar Kartu Anggota Mabes Polri atas nama Hary Nugroho NRP 71040267, Kartu Anggota NCB Interpol No. 769/NCB/IV/2016 atas nama Hary Nugroho NRP 71040267 tertanggal 7 April 2016, tanda kewenangan Polri, dan sepucuk senjata api Bareta bersama sembilan butir amunisi kaliber 32. Demikian dilansir dari Antara.(zuk)