Prabowo Puji Jokowi Enam Kali, TKN Nyatakan Pilpres Selesai!

MALANGTODAY.NET – Meski sudah berlalu dua hari yang lalu, namun euforia dan cerita-cerita menarik yang tersisa dari Debat Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Minggu (17/2/2019) lalu masih terasa. Salah satunya adalah soal pujian calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, atas capres nomor urut 01, Joko Widodo, yang sampai dilakukan sebanyak enam kali.

Dilansir dari DetikNews, Selasa (19/2/2019), Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Amin mengapresiasi pujian Prabowo terhadap capres yang diusungnya itu. TKN bahkan tak segan menyebut bahwa pujian tersebut menandakan pengakuan akan kinerja Jokowi semasa menjabat.

“Apresiasi terhadap hasil kinerja yang baik merupakan hal yang normal. Namun, dalam debat presiden, tentu itu merupakan pengakuan atas kebijakan Jokowi yang sudah tepat,” ujar Wakil Ketua TKN, Johnny G. Plate.

Johnny juga menyebut bahwa pengakuan Prabowo itu bisa mengandung makna yang lebih dalam, yakni pengakuan bahwa Jokowi memang layak untuk kembali menjadi presiden. Hal itu secara tidak langsung disebut oleh Johnny telah mengakhiri Pilpres karena sudah ketahuan siapa yang akan keluar sebagai pemenang.

“Bagi masyarakat, itu juga dimaknai sebagai endorsement bahwa Pilpres sudah selesai. Jokowi-lah yang tepat sebagai presiden,” imbuh politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu.

Pernyataan Johnny ini menanggapi dari rasa takjub calon wakil presiden (cawapres) Prabowo, Sandiaga Uno, lantaran tak menyangka pasangannya itu memuji Jokowi yang notabene kompetitor politiknya sebanyak enam kali. Sandi bahkan tak segan memuji Ketua Umum Partai Gerindra itu dengan sebutan The Real Prabowo.

“Saya memberikan masukan ke Pak Prabowo, mohon diapresiasi apa yang sudah dilakukan pemerintah. Tapi saya nggak menyangka 6 kali dia katakan itu, itu merupakan The Real Prabowo,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.