Ratusan Karyawan Freeport Mogok Kerja di PHK
Ilustrasi karyawan PT Freeport © rilis.id

MALANGTODAY.NET – Aksi demonstrasi pekerja tambang PT Freeport Indonesia yang dilakukan berulangkali di wilayah Timika, Kabupaten Mimika membuat Polda Papua menyiagakan tujuh kompi atau sekitar 750 personil polri.

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan jumlah tersebut sudah termasuk anggota yang tergabung dalam Satuan Tugas Amole yang bertugas mengamankan wilayah operasional PT Freeport Indonesia.

“Walaupun anggota yang dikerahkan untuk mengamankan aksi demo serikat pekerja Freeport mencapai tujuh kompi, namun jumlah tersebut tidak berarti bila aksi yang mereka lalukan anarkis,” ujarnya, Sabtu (29/4).

Lebih lanjut, ia berharap aksi demo yang nantinya dilakukan massa serikat pekerja Freeport sesuai koridor hukum yang berlaku.

Aksi demo itu, menurutnya, hendaknya dilakukan sesuai peraturan yang berlaku dan tidak perlu selama sebulan karena pasti direspons baik oleh manajemen PT Freeport maupun pemerintah.

“Kami sudah melakukan koordinasi, pendekatan dan himbauan sebagai upaya persuasif dan mengajak seluruh elemen serikat pekerja untuk menggunakan hak-hak untuk berunjuk rasa dengan damai,” ucapnya.

Ia menambahkan tidak perlu unjuk kekuatan atau otot dengan menambah pasukan asalkan aksi demo yang dilakukan sesuai dengan ketentuan yakni Undang Undang Nomor 99 Tahun 1998 dan tidak anarkis. Demikian dikutip dari Antara.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here