KOTA MALANG – Memasuki dunia kerja saat ini, sertifikasi menjadi bekal untuk bersaing. Untuk itu, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) punya program agar lulusannya mendapatkan sertifikasi yang dibutuhkan.

Tahun ini, untuk pertama kalinya Jurusan Manajemen FEB UB mengadakan pelatihan dan sertifikasi profesi human capital serta administrative officer. Untuk program sertifikasi ini, FEB UB bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Perhimpunan Manajemen Sumber Daya Manusia (PMSM) DPC Malang.

Pelatihan digelar hari ini (21/10) di laboratorium manajemen Gedung A FEB UB. Ketua pelaksana pelatihan dan sertifikasi, Dr.Christin Susilowati, SE, M.Si mengatakan ada 65 mahasiswa yang menjadi peserta. Yakni 50 untuk human capital staff dan 15 untuk administrative officer.

“Sertifikasi ini gratis bagi mahasiswa S1 dan S2 yang akan lulus. Ini perdana diadakan tahun ini. Dengan adanya lembar pengakuan ini, kompetensi mahasiswa akan diakui secara nasional. Sehingga akan mempermudah mereka memasuki dunia kerja,” katanya.

Pelatihan jelang sertifikasi profesi ini dibawakan oleh 2 pemateri. Pertama, dari pendiri PMSM DPC Malang, Dr. Dianawati Suryaningtyas, MM. Ia menerangkan materi administrative officer. Ada 12 aspek penguasaan yang ia lontarkan dan wajib dikuasai untuk sertifikasi.

“Materi dasarr ini diantaranya mahasiswa harus bisa menangani penerimaan dan penguriman dokumen. Bagaimana nantinya harus ada manajemen yang rapi. Cara melakukan komunikasi lewat telepon pun ada aturannya. Sehingga pelanggan atau kolega merasa nyaman,” jelasnya.

Sementara pemateri lain yakni dari Divisi Riset dan Pengembangan PMSM DPC Malang, Dodi W Irawanto, SE, MComm, PhD. Dosen FEB UB ini berfokus pada human capital staff. Terutama tentang pengelolaan manajemen personalia. Ada 4 poin yang sangat penting untuk bekal dunia kerja.

“Mahasiswa harus punya kemampuan melakukan pengelolaan administrasi kerja, menghitung upah lembur, menguasai perekrutan, dan menata administrasi pengupaha,” bebernya.

Setelah pelatihan, para peserta bakal mengikuti sertifikasi profesi besok (22/10). Bentuknya tes tulis dan wawancara. Melibatkan dua asesor dari BNSP.

Sehingga nantinya ada 2 sertifikat yang akan diterima mahasiswa. Yaitu sertifikasi pelatihan dan ujian kompetensi profesi.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Editor: Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.