Ilustrasi pemberian vitamin ke ibu hamil di Puskesmas Arjuno

KOTA MALANG – Stunting atau keadaan gizi anak yang kurang baik saat lahir nyatanya bukan hanya karena ibu yang kurang asupan gizi saat hamil. Namun berdasarkan penelusuran Puskesmas Arjuno, hal ini juga dikarenakan gizi ibu yang tak termonitor sejak usia remaja. Asupan gizi yang dicekok saat hamil tidak menjamin angka stunting menurun.

Menghadapi permasalahan itulah, Puskesmas Arjuno membuat sebuah program Gemulai (Gerakan Mengukur Lingkar Lengan). Program ini menyasar perempuan usia 13-17 tahun. Petugas mengukur lengan sebagai acuan kualitas gizi, sebab berat badan tidak menjadi ukuran gizi. Bisa jadi, dehidrasi membuat berat badan turun sementara.

“Kalau lingkarnya kurang dari 23 cm berarti kurang gizi. Kita monitor ini sejak remaja agar ketika dewasa mereka menikah jadi ibu tidak kurang gizi. Kalau hasil pengukuran kurang gizi, maka kita akan beri sosialisasi agar menambah asupan gizi seimbang sesuai Germas,” terang Kepala Puskesmaa Arjuno, dr. Umar Usman kepada radarmalang.id.

Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang dimaksud adalah dengan menyeimbangkan asupan gizi antara karbohidrat, protein, lemak dan vitamin. Makan buah-buahan dan sayur-sayuran juga mendorong meningkatnya asupan gizi.

Proses pengukurannya digelar satu tahun sekali. Puskesmas Arjuno mendatangi balai RW maupun Posyandu dan bekerjasama dengan Karang Taruna setempat untuk mengundang sejumlah remaja. Yang kemudian diarahkan untuk melakukan pengukuran lengan bagian atas.

“Biasanya kita lakukan tiap bulan Agustus saat screening. Tapi tetap setiap bulan selalu kita monitor mereka,” terang Kepala Puskesmaa Arjuno, dr. Umar Usman kepada radarmalang.id.

Program yang telah berlangsung sejak tahun 2016 ini menjaring setidaknya 86 remaja di Kelurahan Oro-oro Dowo. Sementara cakupan Puskesmas Arjuno lain seperti Kelurahan Penanggungan, Kidul Dalem, dan Kauman masih belum tersentuh.

“Ya itu masalahnya, ngumpulin remaja itu susah sekali. Beruntung di Oro-oro Dowo karang tarunanya menerima. Untuk targetnya ke depan, kami akan tetap berusaha melakukan program ini di 3 kelurahan lain,” tukasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.