Penyu di Pulai Pari Mati di Tumpukan Sampah, Ini Reaksi Menteri Susi Pudjiastuti
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti @ Industri Bisnis

MALANGTODAY.NET – Seekor penyu ditemukan telah dalam kondisi bangkai di perairan sekitar kawasan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Bangkai penyu malang itu ditemukan tak jauh dari area tumpukan sampah-sampah plastik dan minyak yang mengapung.

Kendati ditemukan di sekitar area tumpukan sampah, hingga saat ini penyebab kematian penyu tersebut masih belum bisa dipastikan. Kasudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Yusen Herdiman telah bekerja sama dengan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta untuk membedah apa yang sebenarnya menjadi penyebab penyu tersebut mati.

“Laporan warga yang menemukan penyu mati itu berada di dekat Pulau Pari. Meski begitu, kami belum dapat memastikan penyebab kematian penyu sebelum dilakukan penelitian,” kata Yusen seperti dilansir dari tibunjakarta.com, Rabu (28/11/2018).

Baca Juga: Mulai Terungkap, Sebelum Terjatuh Lion Air JT610 Sudah Alami 6 Masalah

Sebelumnya, video yang menampilkan bangkai tersebut terapung di perairan Pulau Pari sempat viral di media sosial. Ketua RT 01 RW 04, Kelurahan Pulau Pari, Edi Mulyono menyebut bahwa video tersebut merupakan hasil tangkapan oleh salah satu nelayan.

Reaksi Susi Pudjiastuti

Di sisi lain, kabar ini pun telah sampai di telinga Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Melalui akun media sosial Twitter miliknya di akun @susipudjiastuti, menteri wanita yang nyentrik ini menunjukkan rasa kecewanya.

Sambil membagikan tautan berita milik media daring Detik, Susi Pudjiastuti merespon kabar ini dengan hanya memberikan emoji wajah yang sedih. Walaupun tak mengucapkan sepatah kata apapun, namun respon tersebut terasa begitu dalam dan menampakkan wujud kekecewaan yang nyata.

Reaksi Susi Pudjiastuti ini kemudian tak ayal diamini oleh beberapa masyarakat pengikutnya di media sosial.

“Hanya satu kata….SEDIH..!!” tulis pemilik akun Twitter @Ronnie_Rusli.

Baca Juga: Santer Digosipkan Gabung PDIP, Ini Pesan Megawati ke Ahok

“Ikut berdukacita 🐢. Sdh sangat urgent pengurangan penggunaan plastik, penciptaan kemasan alternatif yg ramah lingkungan dan edukasi sejak dini plus minus plastik dan pengelolaan sampahnya dgn bijak,” komentar @ArtatiWidarti.

“Manusia memang makhluk paling egois, tidak memikirkan kalo bumi ini juga merupakan tempat tinggal makhluk hidup lain,” keluh warganet Twitter di akun @Lightact28.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.