MALANG KOTA – Fulvian Daffa Umarela Wafi, pemilik akun Facebook Ghozali Khalid yang menghina almarhum KH Maimun Zubair akhirnya mendatangi kantor PC NU, Jumat malam (9/8).

Pada sesi tabayyun di kantor PCNU itu, Daffa menegaskan bahwa dirinya bukan anggota resmi Muhammadiyah. Meski di akun Facebook-nya itu, dia menggunakan foto lambang Pemuda Muhammadiyah.

Pernyataan itu keluar setelah Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kota Malang Edi Rudianto bertanya langsung kepada Daffa.

“Saya hanya simpatisan saja,” kata Daffa.

Sebelum tabayyun, Edi sudah menduga bahwa Daffa bukan bagian dari organisasi Muhammadiyah. “Saya sebelumnya sudah mengira kalau dia bukan dari pihak kami. Saya telepon semua cabang dan ranting Muhammadiyah Malang Raya. Hasilnya, memang tidak ada yang kenal anak ini” ujar Edi ke radarmalang.id, Kamis (9/8).

Karena itulah, dia berharap, lewat tabayyun ini tidak sampai terjadi kesalahpahaman antara Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU). “Semoga semakin baik antar saudara kita NU dan Muhammadiyah dan tidak terjadi pecah belah karena anak ini,” tutur Edi.

Sepeti diberitakan sebelumnya, Daffa dilaporkan oleh masyarakat yang mengatasnamakan Santri Malang Raya. Ini karena salah satu postingannya menghina Mbah Moen atau KH Maimun Zubair.

Inilah bunyi postingannya itu : “Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kematian si mumun zubair, alhamdulillah populasi NU berkurang, saya orang Muhammadiyah, gak ada gunanya saya berduka atas kematian orang NU”

Pewarta: Bob Bomantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Redaktur : Indra Mufarendra

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.