Ulang Kesalahan Ahmad Dhani, Pendukung Prabowo Catut Lagu Orang untuk Kampanye
Ilustrasi lagu We Will Rock You yang dinyanyikan Ahmad Dhani untuk mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2014 @Pinterest

MALANGTODAY.NET – Polemik lagu Jogja Istimewa yang dimodifikasi oleh sekelompok ibu-ibu pendukung pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno ramai diperbincangkan. Pasalnya, lagu ciptaan musisi asal Yogyakarta, Marzuki Mohamad atau Kill the DJ, diubak liriknya untuk kepentingan kampanye politik tanpa seizinnya.

Mengenai hal itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi mengimbau kepada pendukungnya yang terlibat dalam video tersebut untuk meminta maaf kepada yang bersangkutan. Meski demikian, juru bicara BPN Andre Rosiade menyebut bahwa hal itu adalah cerminan semangat relawan.

“Mungkin terlalu bersemangat, tetapi tidak melihat kondisi dulu, tidak melihat aturan dulu. Seperti di Solo, jadi yang kena protes kami (BPN Prabowo-Sandiaga). Itulah dinamikanya, begitu semangat relawan,” kata Andre dikutip dari Detik.com, Selasa (15/1/2019).

Kill the DJ yang mengetahui lagunya dicatut seketika marah besar. Dalam pernyataannya, ia mengaku tak akan pernah mengizinkan siapapun untuk menggunakan lagu Jogja Istimewa untuk kampanye politik.

“Bahwa saya tidak akan pernah memberikan izin kepada siapa pun lagu Jogja Istimewa tersebut digunakan untuk kampanye pilpres, baik itu pasangan nomor urut 01 maupun 02,” katanya.

Jika ditinjau kembali, pendukung Prabowo seolah mengulangi kembali kesalahan mencatut lagu orang untuk kampanye. Sebelumnya, musisi Ahmad Dhani pernah menggunakan lagu dari band legendaris asal Inggris, Queen, yang berjudul We Will Rock You, dan mengganti beberapa lirik lagu yang menyiratkan dukungannya pada Prabowo waktu itu.

Saat itu, gitaris Queen Brian May sampai angkat bicara mengenai hal itu. Ia menyebut bahwa Dhani tidak mengantongi izin darinya. Pada akhirnya, lagu tersebut ditarik dari peredaran.(sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.