KOTA MALANG– Formasi perekrutan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) untuk kota Malang belum terbeberkan secara resmi dari Kemenpan-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia).

Namun, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan kalau Pemkot Malang telah mengajukan usulan formasi untuk merekrut 384 pegawai.

“Totalnya itu 30 persen untuk CPNS sedangkan 70 persennya adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K/PPPK),” tuturnya saat menghadiri Bimtek (Bimbingan Teknis) Indeks Profesionalitas ASN Th. 2019 di Aria Gajayana, Kamis (17/10)

Dari 384 tersebut, yang saat ini paling dibutuhkan Pemkot Malang ialah ahli Information Technology (IT). Dijelaskannya, kebutuhan tersebut untuk membantu Kota Malang dalam menuntaskan misi sebagai smart city, yang banyak bersinggungan dengan teknologi.

“Kalau kami memaksa ASN yang ada untuk bisa IT, tapi nggak bisa, ya susah. Makanya kami membutuhkan pegawai yang berpendidikan IT,” tuturnya.

Sebagai informasi pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dijadwalkan akan dimulai akhir Oktober 2019 ini. Sedangkan pendaftaran resmi dan proses administrasi bakal dijadwalkan bulan November depan. Selain membutuhkan tenaga IT, Sutiaji mengungkapkan, Pemkot Malang juga membutuhkan tenaga kesehatan.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Istimewa
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.