MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggagas pendirian Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tugu Aneka Usaha (Tunas). Lewat perumda ini, pemkot ingin lebih mandiri. Terutama dalam hal pengelolaan keuangan.

Seperti diketahui, Perumda Tunas nantinya bakal memiliki 21 unit usaha yang diklasifikasikan dalam tiga bidang. Yakni agribisnis, properti, serta penyewaan aset dan jasa penunjang lainnya.

Tapi, tentu saja, ada tantangan besar yang bakal dihadapi Perumda Tunas nantinya. Sebab, sebelumnya belum pernah ada yang seperti Perumda Tunas di Kota Malang.

Ada banyak masukan kepada pemkot yang muncul dari ‘Forum Cangkrukan’ di News Cafe Jawa Pos Radar Malang, Senin malam (19/8).

Seperti masukan dari Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad.

“Ini tidak mudah nantinya. Mereka memiliki peran dua sisi. Di satu sisi harus melayani masyrakat, di sisi lainnya juga harus profitable. Selama ini, saya belum pernah melihat perusahaan daerah yang mendapat keuntungan yang signifikan,” kata Kurniawan.

Maka dari itu, ia menyarankan tiga hal, yakni regulasi, terobosan, dan juga kepemimpinan untuk kemajuan Perumda Tunas.

“Regulasi dan terobosan ini harus beriringan. Karena kalau Perusahaan Umum Daerah itu tak lepas dari ASN (Aparatur Sipil Negara). ASN itu identik dengan SOP, hierarki. Kita harus ubah mindset itu dengan terobosan. Supaya bertumbuh nanti perusahaan daerah ini,” tuturnya.

Sementara untuk kepemimpinan, kata Kum-sapaan akrabnya, mesti bisa mengelaborasi keduanya. “Ketiganya itu saling mengait. Dan leader di sini harus bisa mewarnai. Harus bisa memainkan peran bagus,” tuturnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto : Bob Bimantara Leander
Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.